Example floating
Example floating
AdvertorialDaerahPemerintahan

Tabela Berbuah Hasil, Bupati Boltara Tinjau Panen Raya Padi IPB 15S

×

Tabela Berbuah Hasil, Bupati Boltara Tinjau Panen Raya Padi IPB 15S

Sebarkan artikel ini
Sirajudin Lasena
Bupati Boltara, Sirajudin Lasena saat menghadiri panen raya padi varietas IPB 15S di Desa Gihang, Kecamatan Kaidipang pada Kamis, 6 Agustus 2026,(foto Istimewa).

Kontras.id, (Boltara) – Inovasi sistem tanam Tabela (Tabur Benih Langsung) mulai memperlihatkan hasil di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara). Penerapan metode tersebut ditandai dengan panen raya padi varietas IPB 15S di Desa Gihang, Kecamatan Kaidipang, Kamis 06/08/2026.

Panen raya ini mendapat perhatian langsung dari Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev. Kehadiran Bupati menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap upaya petani mengembangkan metode baru yang dinilai mampu meningkatkan efisiensi sekaligus produktivitas pertanian.

Sistem Tabela memiliki perbedaan dengan pola tanam padi konvensional. Dalam metode ini, benih ditaburkan langsung pada lahan yang sebelumnya telah dipersiapkan. Cara tersebut dapat memangkas kebutuhan tenaga kerja dan waktu dalam proses penanaman, sekaligus membantu meningkatkan efisiensi penggunaan benih.

Tidak hanya pada tahap penanaman, proses panen di Desa Gihang juga telah memanfaatkan teknologi modern. Petani menggunakan Combine Harvester untuk memanen padi, sehingga pekerjaan yang biasanya membutuhkan tenaga dan waktu lebih besar dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien.

Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Sirajudin. Menurutnya, apa yang dilakukan petani Desa Gihang menunjukkan bahwa inovasi dan pemanfaatan teknologi memiliki peluang besar untuk mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian di Boltara.

Sirajudin juga menekankan agar penerapan sistem Tabela tidak berhenti sebagai keberhasilan di satu lokasi saja. Ia mendorong agar inovasi tersebut terus dikembangkan dan diperluas ke wilayah lain dengan tetap memperhatikan kondisi serta kebutuhan masing-masing kelompok tani.

Untuk mendukung hal itu, Dinas Pertanian diharapkan memperkuat pendampingan kepada petani. Penyuluhan mengenai teknik tanam, pemanfaatan teknologi, hingga pengelolaan lahan dinilai penting agar inovasi yang diterapkan petani dapat memberikan hasil optimal dan berkelanjutan.

Selain pendampingan, ketersediaan sarana dan prasarana pertanian juga menjadi bagian penting dalam pengembangan sistem tersebut. Dukungan fasilitas diharapkan mampu membantu petani mengurangi beban biaya produksi sekaligus meningkatkan hasil panen.

Jika penerapan teknologi dan metode tanam efisien dapat diperluas, produktivitas lahan di Boltara berpeluang terus meningkat. Kondisi tersebut diharapkan tidak hanya berdampak pada kesejahteraan petani, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Panen raya padi IPB 15S di Desa Gihang menjadi salah satu contoh bahwa inovasi pertanian dapat memberikan hasil ketika diterapkan dengan tepat. Pemerintah daerah berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi pemicu bagi kelompok tani lainnya untuk berani mengadopsi teknologi dan metode pertanian yang lebih efisien.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Pertanian, Plt. Sekretaris Dinas Pertanian, Kabag Prokopim, Sangadi Gihang, serta para penyuluh pertanian.

Share:  
Example 120x600