Example floating
Example floating
AdvertorialDaerahPemerintahan

Bupati Boltara dan DanremSantiago Satukan Strategi Hadapi Dampak El Nino

×

Bupati Boltara dan DanremSantiago Satukan Strategi Hadapi Dampak El Nino

Sebarkan artikel ini
Sirajudin Lasena
Bupati Boltara, Sirajudin Lasena berpose bersama Danrem 131/Santiago dan rombongan di Ruang Kerja Bupati Boltara pada Kamis, 3 September 2026,(foto Istimewa).

Kontras.id, (Boltara) – Ancaman dampak fenomena El Nino mulai menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara). Untuk mengantisipasi dampaknya, Pemkab Boltara memperkuat koordinasi dengan jajaran TNI.

Penguatan sinergi tersebut mengemuka saat Komandan Korem (Danrem) 131/Santiago Manado, Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi bersama jajaran melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi dengan Bupati Boltara Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., Kamis 03/09/2026.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Bupati Boltara itu tidak berhenti pada agenda seremonial. Pemerintah daerah dan jajaran Korem 131/Santiago membahas sejumlah persoalan yang membutuhkan koordinasi lintas sektor, terutama isu yang berpotensi langsung memengaruhi masyarakat.

Salah satu perhatian utama dalam pertemuan tersebut yakni ancaman dampak El Nino. Kondisi kekeringan, ketersediaan air bersih, hingga kesiapan pemerintah menghadapi kemungkinan meluasnya dampak kemarau menjadi bagian dari pembahasan.

Situasi tersebut dinilai membutuhkan langkah antisipasi sejak awal. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan unsur TNI diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan sehingga penanganan tidak hanya dilakukan ketika persoalan sudah muncul.

Usai melakukan pertemuan, Bupati Sirajudin bersama Danrem 131/Santiago dan rombongan melanjutkan agenda dengan meninjau langsung sejumlah lokasi pembangunan di wilayah Boltara.

Dua lokasi yang menjadi sasaran peninjauan yakni Jembatan Gantung Garuda Merah Putih di Desa Gihang serta pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Soligir, Kecamatan Kaidipang.

Kunjungan lapangan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan sekaligus memastikan infrastruktur dan program pemberdayaan masyarakat berjalan sesuai tujuan.

Jembatan Gantung Garuda Merah Putih dinilai memiliki posisi penting dalam mendukung mobilitas dan konektivitas masyarakat. Sementara pembangunan Koperasi Merah Putih diarahkan untuk membuka ruang penguatan ekonomi masyarakat sekaligus mendorong kemandirian desa.

Bagi Pemkab Boltara, kerja sama dengan TNI menjadi salah satu bagian dari strategi memperkuat pembangunan daerah. Terlebih, sejumlah tantangan yang dihadapi masyarakat membutuhkan keterlibatan dan koordinasi berbagai unsur, bukan hanya pemerintah.

Kunjungan Danrem 131/Santiago juga menjadi momentum mempererat komunikasi antara pemerintah daerah dan aparat kewilayahan. Sinergi tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas sekaligus memastikan berbagai program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan dan SDM, Inspektur Daerah, Kepala Kesbangpol, Kepala Dinas Kesehatan, jajaran Korem 131/Santiago Manado, Danramil 1303-13/Kaidipang, serta Sangadi Desa Gihang dan Sangadi Desa Soligir.

Share:  
Example 120x600