Example floating
Example floating
DaerahHeadlineKesehatanPemerintahan

Tiga Bulan Gaji Nakes RSUD ZUS Belum Dibayar, Bupati Thoriq Janji Beri Penjelasan

×

Tiga Bulan Gaji Nakes RSUD ZUS Belum Dibayar, Bupati Thoriq Janji Beri Penjelasan

Sebarkan artikel ini
Thoriq Modanggu
Bupati Gorontalo Utara, Thoriq Modanggu,(foto Isitmewa).

Kontras.id, (Gorontalo Utara) – Polemik belum dibayarkannya gaji tenaga kesehatan (Nakes) non-ASN di RSUD dr. Zainal Umar Sidiki (ZUS) Gorontalo Utara selama hampir tiga bulan masih menyisakan tanda tanya.

Setelah Direktur RSUD ZUS dr. Mohammad Ardiansyah belum memberikan penjelasan, Bupati Gorontalo Utara, Thoriq Modanggu juga belum menyampaikan keterangan meski sebelumnya berjanji akan memberikan penjelasan.

Kontras.id telah berupaya meminta tanggapan Bupati Thoriq Modanggu melalui pesan WhatsApp pada Kamis (30/7/2026). Pesan tersebut dibalas pada pukul 03.41 WITA dini hari dengan janji akan memberikan penjelasan setelah Salat Jumat.

“Walaikum salam, insya Allah sebentar sesudah Jumat saya kasih info/penjelasan yaa,” kata Thoriq, Jumat 31/07/2026.

Namun hingga berita ini ditulis pada pukul 20.30 WITA, penjelasan yang dijanjikan belum juga disampaikan.

Baca Juga:
Tiga Bulan Gaji Nakes RSUD ZUS Gorontalo Utara Diduga Mandek, Direktur Pilih Bungkam

Sebelumnya, sejumlah tenaga kesehatan non-ASN di RSUD ZUS mengaku belum menerima gaji sejak Mei 2026. Honor yang bersumber dari dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) tersebut hingga kini disebut belum dibayarkan, meski para tenaga kesehatan tetap menjalankan tugas melayani masyarakat setiap hari.

Kondisi itu menimbulkan keresahan di kalangan tenaga kesehatan. Di tengah tanggung jawab memberikan pelayanan kesehatan, mereka justru harus menghadapi ketidakpastian atas hak yang seharusnya diterima.

“Pak saya mau lapor terkait RS ZUS Gorontalo Utara, gaji BLUD sudah hampir 3 bulan belum dibayarkan oleh pihak rumah sakit,” ungkap salah satu Nakes yang enggan namanya dipublikasikan pada Minggu 26 Juli 2026.

Baca Juga:
Gaji Nakes Mandek Tiga Bulan, HMI Desak Bupati Copot Direktur RSUD ZUS
Baca Juga:
Gaji Belum Dibayar, Nakes RSUD ZUS Bertahan Mengabdi Sambil Menanggung Beban Hidup

Tenaga kesehatan lainnya mengaku tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat, meski beban ekonomi akibat belum diterimanya gaji semakin terasa.

“Kami tetap bekerja dan memberikan pelayanan sebaik mungkin. Karena itu, kami sangat berharap ada kepastian mengenai pencairan gaji. Nominalnya mungkin tidak besar, tetapi bagi kami gaji tersebut sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” ujar seorang tenaga kesehatan yang meminta identitasnya dirahasiakan kepada Kontras.id pada Rabu, 29 Juli 2026.

Baca Juga:
Tiga Bulan Gaji Nakes RSUD ZUS Mandek, HMI Minta DPRD Jangan Sekadar Menonton

Persoalan tersebut turut mendapat perhatian dari Bendahara Umum (Bendum) Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sulawesi Utara-Gorontalo (BADKO HMI Sulut-Go), Faisal Hamsah. Ia mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo Utara dan DPRD agar tidak bersikap pasif terhadap persoalan yang menyangkut kesejahteraan tenaga kesehatan.

Menurut Faisal, keterlambatan pembayaran gaji yang telah berlangsung sejak Mei 2026 bukan sekadar persoalan administrasi, melainkan menyangkut hak pekerja yang setiap hari berada di garis terdepan pelayanan kesehatan. Ia menilai kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut tanpa solusi yang jelas.

“Tenaga kesehatan tetap diminta profesional melayani masyarakat, tetapi hak mereka selama tiga bulan belum dibayarkan. Kondisi seperti ini tidak boleh terus dibiarkan seolah-olah tidak ada persoalan. Pemerintah daerah dan DPRD harus hadir memberikan solusi nyata,” kata Faisal kepada Kontras.id pada Kamis, 30 Juli 2026.

Share:  
Example 120x600