Kontras.id, (Kabupaten Gorontalo) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-353 sebagai momentum untuk menegaskan pemerataan pembangunan. Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi mengingatkan bahwa kemajuan daerah tidak boleh hanya dinikmati masyarakat perkotaan, tetapi harus menjangkau seluruh wilayah hingga pelosok desa.
Peringatan hari jadi Kabupaten Gorontalo tersebut resmi dimulai pada Sabtu 07/11/2026. Ribuan peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung meriah di tengah kondisi cuaca yang cukup menantang.
Suasana perayaan diawali dengan defile yang mengambil titik keberangkatan di halaman Kantor Bupati Gorontalo. Sekretaris Daerah (Sekda) Sugondo Makmur, secara resmi melepas rombongan yang terdiri dari jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerintah kecamatan, desa, hingga kelurahan menuju Lapangan Sport Center Limboto.
Meski jalanan Limboto diguyur hujan, antusiasme peserta tidak surut. Kehadiran berbagai unsur pemerintahan tersebut sekaligus memperlihatkan semangat kebersamaan dalam menyukseskan peringatan hari jadi daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Sofyan Puhi menegaskan bahwa perjalanan Kabupaten Gorontalo hingga usia 353 tahun harus menjadi bahan evaluasi sekaligus dorongan untuk memperkuat pembangunan.
Ia mengingatkan agar peringatan hari jadi tidak terjebak pada kemeriahan acara dan kegiatan seremonial semata. Menurutnya, momentum tersebut harus menghasilkan komitmen nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Peringatan HUT ke-353 ini tidak boleh berhenti pada kemeriahan belaka. Ini ruang refleksi sekaligus pengobar komitmen kita bersama,” tegas Sofyan di hadapan ribuan peserta.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.
“Kami percaya kebersamaan adalah modal utama. Melalui momentum ini, mari kita semarakkan kembali geliat pembangunan di kabupaten tercinta dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, memastikan manfaatnya menyentuh hingga ke pelosok,” ujar Sofyan.
Komitmen tersebut turut diwujudkan melalui penyaluran 353 paket sembako kepada masyarakat penerima manfaat. Jumlah bantuan yang disesuaikan dengan usia Kabupaten Gorontalo itu menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang membutuhkan.
Selain penyaluran bantuan, rangkaian perayaan juga diisi dengan senam massal yang melibatkan PKK. Kegiatan tersebut menambah semarak suasana sekaligus menjadi ajang mempererat kebersamaan antarmasyarakat dan jajaran pemerintah.
Agenda lainnya adalah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antarpemerintah desa. Kerja sama ini diharapkan menjadi landasan untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan di tingkat desa.
Pada kesempatan tersebut, Sofyan Puhi turut menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, pimpinan OPD, para camat, kepala desa, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan.
Ia juga mengapresiasi ketahanan dan antusiasme peserta yang tetap mengikuti rangkaian acara meskipun kondisi cuaca kurang bersahabat.
Memasuki usia ke-353 tahun, tantangan Kabupaten Gorontalo tentu tidak berhenti pada penyelenggaraan perayaan hari jadi. Pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat tetap menjadi pekerjaan penting yang harus dibuktikan melalui kebijakan serta program nyata.
Sebab, ukuran keberhasilan sebuah daerah bukan semata-mata meriahnya perayaan ulang tahun, melainkan sejauh mana pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat, termasuk mereka yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan.














