Example floating
Example floating
AdvertorialDaerahPemerintahan

Danau Limboto Butuh Aksi Nyata, Bupati Sofyan Puhi Turun Bersama Polda Gorontalo

×

Danau Limboto Butuh Aksi Nyata, Bupati Sofyan Puhi Turun Bersama Polda Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Sofyan Puhi
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menghadiri kegiatan penghijauan di kawasan bantaran Danau Limboto, Desa Pentadio Barat, Kecamatan Telaga Biru pada Jumat, 6 November 2026,(foto Humas Pemkab).

Kontras.id, (Kabupaten Gorontalo) – Upaya menjaga kelestarian Danau Limboto tidak cukup hanya dengan seruan penyelamatan lingkungan. Aksi nyata dibutuhkan untuk mempertahankan kawasan yang menjadi salah satu penopang kehidupan masyarakat Kabupaten Gorontalo tersebut.

Komitmen itu ditunjukkan melalui kegiatan penghijauan yang melibatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo dan Polda Gorontalo di kawasan bantaran Danau Limboto, Desa Pentadio Barat, Kecamatan Telaga Biru, Jumat 06/11/2026.

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi hadir langsung dalam kegiatan penanaman pohon yang berlangsung mulai pukul 15.30 WITA. Kegiatan tersebut diprakarsai Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Gorontalo dan dihadiri Kapolda Gorontalo beserta jajaran pejabat utama.

Gerakan penghijauan ini merupakan bagian dari program Quick Wins Polri Bersama Masyarakat melalui pendekatan Green Policing. Program tersebut mendorong keterlibatan kepolisian, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup.

Khusus di kawasan Danau Limboto, penanaman pohon menjadi salah satu langkah untuk memperkuat perlindungan wilayah bantaran sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem danau yang menghadapi berbagai tantangan lingkungan.

Kehadiran Sofyan Puhi juga merupakan bentuk tindak lanjut atas undangan Ditreskrimsus Polda Gorontalo Nomor B/2398/XI/2026/Ditreskrimsus tertanggal 5 November 2026. Undangan tersebut mengacu pada Surat Perintah Kapolda Gorontalo Nomor 788/X/REN.1/2026 tertanggal 15 Oktober 2026.

Pemkab Gorontalo menyambut positif inisiatif kepolisian yang tidak hanya berfokus pada tugas keamanan dan penegakan hukum, tetapi turut mengambil bagian dalam gerakan pelestarian lingkungan.

Kolaborasi semacam ini dinilai penting karena persoalan lingkungan, terutama di sekitar Danau Limboto, tidak dapat diselesaikan oleh satu institusi saja. Diperlukan keterlibatan berbagai pihak agar upaya pemulihan dan perlindungan kawasan dapat berjalan secara konsisten.

Melalui penanaman pohon tersebut, diharapkan risiko sedimentasi dapat ditekan, kondisi bantaran danau tetap terjaga, serta fungsi ekologis Danau Limboto dapat dipertahankan untuk jangka panjang.

Lebih dari sekadar seremoni penghijauan, gerakan ini diharapkan menjadi pemantik kesadaran kolektif masyarakat bahwa menjaga Danau Limboto merupakan tanggung jawab bersama. Sebab, kelestarian danau bukan hanya menyangkut kondisi lingkungan hari ini, melainkan juga keberlanjutan sumber kehidupan bagi generasi mendatang.

Share:  
Example 120x600