Example floating
Example floating
AdvertorialDaerahKesehatanPemerintahan

Bupati Gorontalo Salurkan Ayam Buras untuk Tekan Risiko Stunting

×

Bupati Gorontalo Salurkan Ayam Buras untuk Tekan Risiko Stunting

Sebarkan artikel ini
Sofyan Puhi
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menyerahkan bantuan kepada warga penerima manfaat di Desa Haya-Haya, Kecamatan Limboto Barat pada Kamis, 11 Juni 2026,(foto Humas Pemkab).

Kontras.id, (Gorontalo) – Upaya percepatan penanganan stunting di Kabupaten Gorontalo terus diperkuat melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemberian bantuan ternak ayam buras kepada keluarga yang masuk kategori berisiko stunting.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Gorontalo Sofyan Puhi kepada warga penerima manfaat di Desa Haya-Haya, Kecamatan Limboto Barat, Kamis 11/06/2026. Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan pelayanan kesehatan hewan serta inseminasi buatan (IB) gratis bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sofyan menegaskan bahwa penanganan stunting tidak cukup hanya dilakukan melalui layanan kesehatan dan pemantauan tumbuh kembang anak di Posyandu. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan gizi keluarga juga menjadi faktor penting yang harus diperhatikan.

“Bantuan ayam buras dan pakan ini diberikan agar masyarakat, khususnya keluarga yang berisiko stunting, dapat mengelolanya dengan baik,” ujar Sofyan.

Ia menjelaskan, bantuan ternak tersebut diharapkan mampu menjadi sumber pangan bergizi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh keluarga penerima. Kehadiran ayam buras diharapkan mampu menambah ketersediaan protein hewani di tingkat rumah tangga.

Telur maupun daging yang dihasilkan nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan terlebih dahulu untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak dan ibu hamil sehingga dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan keluarga.

Selain itu, Sofyan meminta agar perangkat daerah terkait bersama para penyuluh terus melakukan pendampingan kepada kelompok penerima bantuan. Pendampingan dinilai penting agar ternak yang diberikan dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi maupun gizi dalam jangka panjang.

“​Program integrasi bantuan sosial dan pemenuhan gizi ini diharapkan dapat mempercepat target penurunan angka stunting di Kabupaten Gorontalo, dukungan nyata terhadap misi RPJMD,” kata Sofyan.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas (Kadis) Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gorontalo, Endi Triyanto Manyo’e, mengungkapkan bahwa Desa Haya-Haya bersama Desa Hutabohu telah ditetapkan sebagai lokasi percontohan pelaksanaan program percepatan penurunan stunting.

Menurutnya, kedua desa tersebut menjadi pusat implementasi Program Multi-Stakeholder Partnership (MSP) yang melibatkan berbagai pihak dalam upaya menekan angka stunting di Kabupaten Gorontalo melalui pendekatan lintas sektor.

Endi menjelaskan, bantuan yang disalurkan pada kegiatan tersebut diberikan kepada 30 penerima manfaat. Setiap keluarga menerima 20 ekor ayam buras yang terdiri dari 18 ekor betina dan 2 ekor jantan, lengkap dengan bantuan pakan untuk mendukung pengembangannya.

Share:  
Example 120x600