Example floating
Example floating
AdvertorialDaerahPemerintahan

Investor Lirik Kabupaten Gorontalo, Industri Karbon Aktif Siap Dongkrak Ekonomi

×

Investor Lirik Kabupaten Gorontalo, Industri Karbon Aktif Siap Dongkrak Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Sofyan Puhi
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menerima kunjungan Direktur PT. Biochar Bara Lestari, B. Susanto Wahjudijatmiko, di Rumah Dinas Bupati Gorontalo pada Selasa, 9 Juni 2026,(foto HumasPemkab).

Kontras.id, (Gorontalo) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo terus membuka ruang bagi masuknya investasi yang mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Salah satu peluang tersebut datang dari PT. Biochar Bara Lestari yang berencana mengembangkan industri karbon aktif berbasis hasil perkebunan di daerah ini.

Rencana tersebut mengemuka saat Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menerima kunjungan Direktur PT. Biochar Bara Lestari, B. Susanto Wahjudijatmiko, di Rumah Dinas Bupati Gorontalo, Selasa 09/06/2026.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang pembangunan industri karbon aktif yang akan memanfaatkan komoditas perkebunan sebagai bahan baku utama, khususnya batok kelapa. Kehadiran industri ini dinilai dapat menjadi bagian penting dari upaya hilirisasi sektor perkebunan di Kabupaten Gorontalo.

Bupati Sofyan Puhi menyatakan dukungannya terhadap setiap investasi yang memberikan nilai tambah bagi daerah serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Terlebih membawa dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Apalagi program ini sinkron dengan penyaluran bantuan bibit kelapa untuk 400 Hektar kepada para kelompok tani,” ungkap Sofyan.

Menurutnya, investasi yang terhubung dengan sektor pertanian dan perkebunan memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Di sisi lain, Direktur PT. Biochar Bara Lestari, B. Susanto Wahjudijatmiko, menjelaskan bahwa industri karbon aktif yang direncanakan akan mengolah berbagai bahan baku biomassa menjadi produk bernilai tinggi. Bahan baku tersebut antara lain batok kelapa, cangkang kelapa sawit, serta limbah kayu yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Produk karbon aktif hasil pengolahan tersebut memiliki permintaan yang cukup tinggi, baik di pasar dalam negeri maupun pasar ekspor. Pengembangan industri ini juga diharapkan mampu menciptakan rantai ekonomi baru, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan yang dihasilkan masyarakat Kabupaten Gorontalo.

“Diharapkan pertemuan ini menghasilkan realisasi yang baik antara pemerintah Kabupaten Gorontalo dan PT. Biochar Bara Lestari untuk bersama-sama mewujudkan hilirisasi perkebunan di Kabupaten Gorontalo,” katanya.

Jika terealisasi, investasi tersebut diyakini akan menjadi salah satu penggerak baru pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Gorontalo sebagai wilayah yang terbuka terhadap pengembangan industri berbasis sumber daya lokal.

Share:  
Example 120x600