Example floating
Example floating
DaerahHeadlinePeristiwa

Terjebak dalam Kondisi Lemas di Air Terjun Lombongo, Warga Kota Gorontalo Diselamatkan Tim SAR

×

Terjebak dalam Kondisi Lemas di Air Terjun Lombongo, Warga Kota Gorontalo Diselamatkan Tim SAR

Sebarkan artikel ini
SAR Gorontalo
Suparman (46), asal Wongkaditi Barat, Kota Gorontalo usai diselamatkan oleh Tim SAR Gorontalo,(Foto Istimewa).

Kontras.id, (Bone Bolango) – Upaya penyelamatan berlangsung di kawasan Air Terjun Lombongo, Desa Lombongo, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo setelah seorang warga ditemukan dalam kondisi lemas pada Minggu, 27 September 2026.

Warga tersebut diketahui bernama Suparman (46), asal Wongkaditi Barat, Kota Gorontalo. Ia ditemukan dalam kondisi membutuhkan pertolongan ketika berada di jalur sekitar kawasan air terjun yang masuk dalam area Taman Nasional Bogani Nani Wartabone.

Informasi mengenai keberadaan korban pertama kali diterima petugas dari Ferdi, salah seorang pengelola Balai Taman Nasional Bogani yang berada di kawasan tersebut. Laporan itu kemudian diteruskan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo.

Sekitar pukul 17.00 WITA, Ferdi memperoleh informasi dari masyarakat mengenai seorang warga yang terlihat dalam kondisi lemah di sekitar Air Terjun Lombongo. Setelah dilakukan pengecekan, Suparman diketahui membutuhkan bantuan untuk keluar dari lokasi.

Laporan tersebut kemudian diteruskan ke command center Kantor SAR Gorontalo. Petugas selanjutnya melakukan koordinasi dengan Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone sebelum mengerahkan tim penyelamat menuju lokasi.

Tim Rescue Kantor SAR Gorontalo berangkat menggunakan Rescue Car Type II dengan membawa perlengkapan medis dan peralatan evakuasi. Sesampainya di Desa Lombongo, personel kembali berkoordinasi dengan petugas Taman Nasional sebelum melanjutkan perjalanan menuju titik keberadaan korban.

Setelah mencapai lokasi, Tim SAR Gabungan mendapati Suparman dalam keadaan lemas. Pertolongan medis diberikan terlebih dahulu di lokasi sebelum korban dipindahkan menggunakan tandu untuk menjalani proses evakuasi menuju Desa Lombongo.

“Tim SAR Gabungan kemudian menemukan korban dalam kondisi lemas dan langsung memberikan penanganan medis di lokasi. Setelah itu, korban dievakuasi menggunakan tandu menuju Desa Lombongo dan selanjutnya dibawa ke rumah keluarganya,” ujar Heriyanto Kepala Kantor SAR Gorontalo, Senin 28/09/2026.

“Korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dalam kondisi selamat,” sambung Hariyanto.

Ia mengatakan, Operasi SAR melibatkan personil Basarnas, personel Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, serta keluarga dan masyarakat setempat.

“Dalam proses evakuasi, tim menghadapi sejumlah kendala, di antaranya tidak adanya jaringan komunikasi, banyaknya pohon tumbang di sepanjang jalur, dan alhamdulillah stelah kurang lebih 5 jam proses evakuasi berjalanan dengan aman tanpa insiden,” kata Hariyanto.

Setelah korban berhasil diserahkan kepada keluarga dalam keadaan selamat, operasi pencarian dan pertolongan dinyatakan selesai. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali dari lokasi setelah proses evakuasi berlangsung sekitar lima jam.

Share:  
Example 120x600