Example floating
Example floating
AdvertorialDaerahPemerintahan

Bintauna Jadi Andalan Boltara, Adu Potensi di Lomba PKK Sulut 2026

×

Bintauna Jadi Andalan Boltara, Adu Potensi di Lomba PKK Sulut 2026

Sebarkan artikel ini
PKK Boltara
Tim penilai berpose bersama Wakil Ketua TP PKK Boltara, Ny. Moy Olivia Pontoh-Mamonto, TP PKK Kecamatan Bintauna dan Pemerintah Kelurahan Bintauna,(foto Istimewa).

Kontras.id, (Boltara) – Kelurahan Bintauna, Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), menjadi wakil daerah dalam Lomba ‘Aku Hatinya PKK’ tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2026.

Keseriusan Bintauna dalam mengikuti ajang tersebut terlihat saat tim penilai dari Provinsi Sulut turun langsung melakukan penilaian di kelurahan tersebut, Jumat 28/08/2026.

Penilaian dilakukan dengan melihat kondisi secara langsung di lapangan, mulai dari pemanfaatan pekarangan, aktivitas kader PKK hingga keterlibatan masyarakat dalam menjalankan program ‘Aku Hatinya PKK’. Kehadiran tim penilai turut didampingi Wakil Ketua TP PKK Boltara, Ny. Moy Olivia Pontoh-Mamonto. Rombongan disambut TP PKK Kecamatan Bintauna, Pemerintah Kelurahan Bintauna, para kader serta masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, berbagai potensi yang telah dikembangkan masyarakat turut diperlihatkan kepada tim penilai. Salah satunya pemanfaatan lahan pekarangan yang diarahkan agar tidak sekadar menjadi ruang kosong, tetapi mampu memberikan manfaat bagi keluarga.
Lurah Bintauna, Irfan Bagong, berharap program ‘Aku Hatinya PKK’ tidak berhenti pada persoalan perlombaan semata.

Menurutnya, program tersebut dapat menjadi momentum untuk mendorong masyarakat membangun kebiasaan memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif dan berkelanjutan.

“Pekarangan bisa dimanfaatkan untuk tanaman pangan, hortikultura maupun tanaman obat keluarga. Dari situ manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh keluarga dan sekaligus mendukung ketahanan pangan,” ujar Irfan.

Ia menilai keikutsertaan Bintauna sebagai wakil Boltara di tingkat provinsi merupakan sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab yang harus dijalankan bersama.

Berbagai persiapan pun dilakukan dengan melibatkan pemerintah kelurahan, kader PKK dan masyarakat. Semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam mempersiapkan Bintauna menghadapi proses penilaian.

“Persiapan ini dilakukan bersama-sama. Pemerintah kelurahan, kader PKK dan masyarakat ikut mengambil bagian,” kata Irfan.

Bagi Bintauna, penilaian tingkat provinsi bukan semata-mata soal mengejar predikat terbaik. Ajang tersebut juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan potensi, kreativitas dan partisipasi masyarakat kepada daerah lain di Sulut.

Kerja bersama yang telah dilakukan diharapkan mampu memberikan hasil maksimal sekaligus membawa nama baik Kabupaten Boltara dalam ajang tingkat provinsi tersebut.

Kini, hasil penilaian tim Provinsi Sulut menjadi penantian berikutnya. Setelah seluruh persiapan dilakukan dan berbagai potensi Bintauna ditampilkan, hasil akhir akan menentukan sejauh mana kelurahan tersebut mampu mengukir prestasi dan membawa nama Boltara di tingkat provinsi.

Share:  
Example 120x600