Kontras.id, (Boltara) – Semangat kebersamaan dan persaudaraan mewarnai peringatan Milad ke-99 Al-Khairaat yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Khairaat, Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Minggu 19/07/2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menuju satu abad organisasi Islam terbesar di kawasan timur Indonesia tersebut. Milad ke-99 Al-Khairaat menjadi momentum memperkuat persaudaraan dan semangat pengabdian.
Ratusan peserta dari berbagai kalangan memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti jalan sehat yang digelar panitia. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi, mulai dari tokoh agama, santri, pelajar, hingga warga yang ikut memeriahkan peringatan bersejarah tersebut. Ratusan peserta memadati kawasan Pondok Pesantren Al-Khairaat mengikuti jalan sehat.
Di tengah kemeriahan acara, Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena, S.E., M.Ec.Dev., yang juga menjabat sebagai Komisaris Wilayah (Komwil) Al-Khairaat Bolaang Mongondow Raya (BMR), hadir langsung dan berjalan bersama masyarakat. Kehadirannya mencerminkan dukungan pemerintah daerah terhadap kiprah Al-Khairaat dalam membangun pendidikan dan dakwah. Kehadiran Bupati menjadi simbol dukungan terhadap perjalanan panjang Al-Khairaat.
Dalam sambutannya, Sirajudin menegaskan bahwa Milad ke-99 Al-Khairaat bukan sekadar perayaan bertambahnya usia organisasi, melainkan momentum untuk mengenang sekaligus melanjutkan nilai-nilai pengabdian yang telah diwariskan selama hampir satu abad.
“Sebagai bagian dari keluarga besar Al-Khairaat, saya sangat bangga dan bersyukur dapat hadir bersama masyarakat pada momen bersejarah ini. Hampir satu abad Al-Khairaat konsisten menjadi pelita ilmu dan kebaikan, melahirkan generasi yang cerdas, beriman, dan berakhlak mulia,” ujar Sirajudin.
Menurut Sirajudin, kontribusi Al-Khairaat tidak hanya terlihat di bidang pendidikan. Organisasi yang didirikan oleh Guru Tua tersebut juga memiliki peran besar dalam membentuk karakter umat, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Al-Khairaat dinilai berkontribusi besar dalam pendidikan, dakwah, dan persatuan umat.
Atas dasar itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltara berkomitmen untuk terus mempererat sinergi dengan Al-Khairaat melalui berbagai program yang selaras dengan pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan keagamaan dan pembinaan generasi muda. Komitmen pemerintah diarahkan pada penguatan pendidikan keagamaan dan pembinaan generasi muda.
Sirajudin juga menyampaikan apresiasi kepada para ulama, guru, serta seluruh pengurus Al-Khairaat yang selama ini tetap istiqamah mengabdikan diri dalam mencerdaskan umat dan memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat. Pengabdian para ulama dan guru Al-Khairaat mendapat apresiasi dari pemerintah daerah.
Suasana jalan sehat berlangsung semarak dan penuh keakraban. Peserta yang terdiri dari pengurus Al-Khairaat, tokoh agama, tokoh masyarakat, guru, santri, pelajar, hingga warga Bintauna tampak antusias mengikuti rute yang telah ditentukan panitia. Jalan sehat menjadi simbol kebersamaan menuju Milad ke-100 Al-Khairaat.
Selain mengampanyekan gaya hidup sehat, kegiatan tersebut juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antarwarga serta memperkokoh persatuan keluarga besar Al-Khairaat menjelang peringatan satu abad organisasi yang akan datang. Kegiatan ini memperkuat silaturahmi sekaligus menyambut usia satu abad Al-Khairaat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum Al-Khairaat, Anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara yang juga Ketua IKAAL Sulawesi Utara, Camat Bintauna, Ketua KOMDA Al-Khairaat Boltara, jajaran pimpinan OPD, pengurus Komwil Al-Khairaat BMR, para simpatisan, serta santri dan santriwati Al-Khairaat yang turut memeriahkan peringatan Milad ke-99.
Kehadiran berbagai elemen menunjukkan kuatnya dukungan terhadap perjalanan Al-Khairaat.













