Example floating
Example floating
DaerahHeadlineLegislator

Jelang PENAS KTNA Gorontalo, Ramsi Sondakh Soroti Wajah Perbatasan

×

Jelang PENAS KTNA Gorontalo, Ramsi Sondakh Soroti Wajah Perbatasan

Sebarkan artikel ini
DPRD Kabupaten Gorontalo
Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo dari Fraksi Partai Gerindra, Ramsi Sondakh,(foto dok. Kontras.id).

Kontras.id, (Gorontalo) – Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo dari Fraksi Partai Gerindra, Ramsi Sondakh, menyoroti kesiapan Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam menghadapi pelaksanaan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) XVII yang akan digelar di daerah tersebut.

Menurut Ramsi, langkah pemerintah daerah yang mulai melakukan penataan serta mempercantik sejumlah titik di pusat ibu kota Kabupaten Gorontalo patut diapresiasi sebagai bagian dari persiapan menyambut agenda nasional itu.

Meski demikian, ia menilai fokus pembenahan yang dilakukan saat ini masih terlalu terpusat di kawasan inti kota, sementara wilayah penyangga serta jalur-jalur utama menuju Kabupaten Gorontalo justru belum mendapatkan perhatian yang memadai.

“Padahal kawasan penyangga itu menjadi bagian tidak terpisahkan dari wajah ibukota kabupaten. Tamu-tamu yang datang nanti pertama kali justru akan melihat wilayah perbatasan dan jalur masuk,” ujar Ramsi, Jumat 22/05/2026.

Ramsi secara khusus menyoroti kondisi gapura perbatasan antara Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo yang dinilai sudah tidak lagi representatif untuk menyambut tamu dari berbagai daerah di Indonesia.
Ia mengatakan, gapura tersebut masih merupakan peninggalan masa kepemimpinan Bupati Achmad Hoesa Pakaya dan hingga kini belum mengalami pembaruan maupun revitalisasi.

“Saat ini gapura perbatasan Kabupaten dan Kota Gorontalo masih peninggalan Bupati Achmad Hoesa Pakaya, ini tentu sangat miris,” tegas Ramsi.

Tak hanya itu, Ramsi juga meminta perhatian pemerintah daerah terhadap sejumlah titik perbatasan lainnya, termasuk kawasan Limboto Barat, Tibawa, hingga jalur penghubung antara Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Boalemo.

Menurutnya, jalur-jalur tersebut akan menjadi lintasan utama bagi peserta maupun tamu PENAS KTNA XVII, sehingga penting untuk ditata dengan baik agar dapat memberikan kesan pertama yang positif terhadap Kabupaten Gorontalo.

Sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Gorontalo, Ramsi mengaku mengetahui secara langsung alokasi anggaran yang telah disiapkan pemerintah daerah guna mendukung suksesnya pelaksanaan kegiatan nasional tersebut.

Karena itu, ia berharap penggunaan anggaran tidak hanya diarahkan pada penataan kawasan inti perkotaan, tetapi juga menyasar titik-titik strategis lain yang menjadi wajah awal daerah bagi para pengunjung.

“Saya tahu persis nomenklatur dan bentuk pekerjaannya. Karena itu saya berharap pembenahan dilakukan lebih merata, termasuk pada kawasan perbatasan dan jalur masuk daerah,” tandas Ramsi.

Share:  
Example 120x600