Kontras.id, (Boltara) – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menerima kunjungan Tim Validasi Lapangan Inovasi Boltara Fest (IBF) 2026, Jumat 22/05/2026.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari proses verifikasi terhadap dua inovasi unggulan milik DPPKBP3A Boltara, yakni SIKARLOTA dan Silverqueen, yang masuk dalam penilaian lomba inovasi daerah tingkat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara tahun 2026.
Mewakili Kepala DPPKBP3A Boltara, Kepala Bidang KBKS, Zulkifli Masuara, bersama tim inovasi menyambut langsung kedatangan tim validasi serta mendampingi proses peninjauan di lokasi kegiatan.
Dalam keterangannya, Zulkifli menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Tim Validasi IBF 2026 yang telah melakukan pengukuran sekaligus penilaian langsung terhadap implementasi kedua inovasi tersebut di lapangan.
“Saya sangat berterima kasih kepada tim validasi karena sudah mengukur terkait kevalidan dua inovasi yang diikutkan dalam lomba tersebut. Harapannya, dengan adanya inovasi ini dapat memberikan manfaat yang lebih kepada masyarakat Bolaang Mongondow Utara, khususnya dalam upaya penurunan stunting dan juga peningkatan akses layanan KB,” ujar Zulkifli.
Menurutnya, inovasi daerah tidak boleh berhenti sebatas program administratif, melainkan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Dua inovasi yang dipresentasikan DPPKBP3A itu dinilai memiliki orientasi kuat terhadap pelayanan publik, khususnya dalam mendukung program keluarga berencana, peningkatan kesehatan keluarga, serta percepatan penanganan stunting di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Sementara itu, Tim Validasi Kabupaten yang dipimpin oleh Fitri Rezeki Lasabuda, SE, turut memberikan apresiasi atas berbagai terobosan yang terus dikembangkan oleh DPPKBP3A Boltara. Ia menilai inovasi yang dihadirkan memiliki unsur kebaruan, manfaat, dan keberlanjutan yang baik, serta berpotensi memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.
“Kami memberikan apresiasi terhadap inovasi-inovasi di DPPKBP3A. Inovasi yang memiliki nilai kebaruan, manfaat dan keberlanjutan yang baik, selalu menciptakan hal baru yang tentunya memiliki dampak besar bagi masyarakat serta selalu berkontribusi dalam meningkatkan indeks inovasi daerah. Semoga ke depan semakin semangat berinovasi dan selalu memberikan yang terbaik bagi daerah Boltara,” ungkap Fitri.
Kegiatan validasi lapangan IBF 2026 ini merupakan tahapan lanjutan setelah proses penilaian substansi dan pemaparan inovasi yang sebelumnya dilakukan oleh perangkat daerah dan pemerintah desa.
Melalui tahapan tersebut, tim penilai melakukan verifikasi terhadap kesesuaian dokumen, implementasi program di lapangan, hingga mengukur dampak nyata inovasi terhadap masyarakat sebagai penerima manfaat.
Hadirnya inovasi seperti SIKARLOTA dan Silverqueen diharapkan semakin memperkuat peran DPPKBP3A Boltara sebagai perangkat daerah yang konsisten mendorong lahirnya pelayanan publik yang efektif, adaptif, dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.









