Example floating
Example floating
AdvertorialDaerahEkonomi

Gorontalo Siapkan Pengembangan Perunggasan Terintegrasi, Tim Studi Kelayakan Mulai Kumpulkan Data

×

Gorontalo Siapkan Pengembangan Perunggasan Terintegrasi, Tim Studi Kelayakan Mulai Kumpulkan Data

Sebarkan artikel ini
Perunggasan terintegrasi
Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Hilirisasi Dinas Peternakan dan Perkebunan Provinsi Gorontalo, Yusnan Ahmad, menerima tim studi kelayakan pengembangan perunggasan terintegrasi bersama perwakilan asosiasi dan pelaku usaha peternakan, Kamis (29/10/2026). (Foto: Hariman/Humas Disnakbun)

Kontras.id, (Gorontalo) – Pemerintah Provinsi Gorontalo mulai mematangkan rencana pengembangan perunggasan terintegrasi melalui pelaksanaan studi kelayakan yang melibatkan PT Surveyor Indonesia di bawah naungan Danantara. Tim studi mulai mengumpulkan data untuk memetakan potensi pengembangan usaha perunggasan di daerah tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Peternakan dan Perkebunan Provinsi Gorontalo, Kamis (29/10/2026), diterima oleh Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Provinsi Gorontalo yang diwakili Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Hilirisasi, Yusnan Ahmad.

Dalam sambutannya, Yusnan menyampaikan dukungan Pemerintah Provinsi Gorontalo terhadap rencana pengembangan perunggasan terintegrasi. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak lokal.

Yusnan juga meminta tim studi kelayakan menggali data secara komprehensif, meliputi potensi pengembangan usaha, jumlah peternak yang tergabung dalam kemitraan, kapasitas produksi, hingga jangkauan pemasaran produk perunggasan.

Menurutnya, pemetaan tersebut penting untuk mengetahui kemampuan produksi daerah dalam memenuhi kebutuhan pasar lokal maupun memasok kebutuhan wilayah lain, termasuk Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan.

“Kami ingin Gorontalo tidak hanya menjadi daerah konsumen, tetapi juga daerah penghasil yang mampu memenuhi kebutuhan sendiri dan bahkan berkontribusi bagi wilayah sekitar. Semoga studi kelayakan ini menghasilkan rekomendasi yang tepat sasaran dan bermanfaat jangka panjang,” ujar Yusnan.

Sementara itu, Ketua Tim Studi Kelayakan PT Surveyor Indonesia, G. Supriaji, menyampaikan bahwa pihaknya akan mengumpulkan data terkait potensi pengembangan ayam pedaging, jumlah peternak yang tergabung dalam kemitraan, volume produksi, serta persyaratan dan saluran pemasaran yang berlaku.

Hasil studi tersebut akan menjadi dasar perencanaan pengembangan ekosistem perunggasan terintegrasi di Gorontalo, yang mencakup pembangunan pabrik pakan ternak, unit penetasan bibit ayam, dan pusat pembibitan.

Pengembangan ekosistem tersebut diharapkan dapat memperkuat rantai produksi perunggasan dari hulu hingga hilir, sehingga ketersediaan sarana produksi, bibit, dan pemasaran dapat terintegrasi dengan kebutuhan peternak serta pasar.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Dinas Peternakan dan Perkebunan Provinsi Gorontalo, Asosiasi Peternak Ayam Provinsi Gorontalo, peternak plasma, distributor, agen perunggasan, serta tim PT Surveyor Indonesia.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan produktif. Para pihak sepakat untuk terus berkoordinasi guna mendukung kelancaran studi kelayakan sebagai tahapan awal menuju rencana pengembangan perunggasan terintegrasi di Provinsi Gorontalo.

Share:  
Example 120x600