Example floating
Example floating
DaerahHeadlineHukum

Diduga Solar Diselundupkan ke Hutan Tamiala, Polsek Tolangohula Didesak Perketat Pengawasan

×

Diduga Solar Diselundupkan ke Hutan Tamiala, Polsek Tolangohula Didesak Perketat Pengawasan

Sebarkan artikel ini
Aktivis Gorontalo
Aktivis Gorontalo, Yunus Mayulu dengan latar tumpukan galon diduga berisi BBM jenis solar yang bakal diangkut ke kawasan Hutan Tamiala, Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo,(foto Istimewa).

Kontras.id, (Kabupaten Gorontalo) – Aktivis Gorontalo, Yunus Mayulu membongkar dugaan distribusi dan pengangkutan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar menuju kawasan Hutan Tamiala, Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo.

BBM tersebut diduga diperuntukkan bagi kebutuhan operasional alat berat di tambang ilegal yang beraktivitas di kawasan hutan tamaila.

Yunus mengungkapkan bahwa temuan di lapangan menunjukkan adanya tumpukan puluhan BBM jenis solar yang disebut berada di salah satu rumah warga di Desa Binajaya, Dusun Tonala pada Senin, 14/09/2026. Temuan tersebut, kata dia, memunculkan pertanyaan mengenai asal, tujuan, serta peruntukan BBM tersebut.

Ia mendesak Polsek Tolangohula memperketat pengawasan terhadap dugaan peredaran dan pengangkutan solar yang diduga melintasi Desa Polohungo pada malam hari sebelum menuju kawasan Tamiala.

Menurut Yunus, dugaan pengangkutan BBM pada malam hari perlu menjadi perhatian aparat penegak hukum. Pengawasan, kata dia, tidak hanya dilakukan di lokasi aktivitas alat berat, tetapi juga terhadap jalur yang diduga menjadi akses keluar-masuk BBM menuju kawasan Tamiala.

Yunus mempertanyakan alasan penggunaan solar tersebut jika disebut untuk kebutuhan pertanian. Pasalnya, kondisi saat ini tengah memasuki musim kemarau sehingga menurutnya aktivitas pertanian yang membutuhkan solar dalam jumlah besar patut dipertanyakan.

“Kalau alasan solar itu untuk kebutuhan pertanian, patut dipertanyakan. Saat ini musim kemarau, sehingga aktivitas pertanian yang menggunakan solar dalam jumlah seperti itu perlu dijelaskan peruntukannya,” ujar Yunus.

Ia meminta aparat melakukan pemeriksaan dan pengecekan terhadap kendaraan maupun pihak yang diduga mengangkut solar, khususnya pada waktu-waktu yang diduga menjadi jalur pengiriman BBM menuju Tamiala.

Yunus menilai pengawasan diperlukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan sesuai ketentuan dan mencegah kemungkinan penyalahgunaan BBM bersubsidi untuk aktivitas yang tidak sesuai peruntukannya.

“Polsek Tolangohula seharusnya lebih ketat melakukan pengawasan terhadap dugaan pengangkutan solar yang melewati Desa Polohungo, terutama pada malam hari,” tegas Yunus.

Ia berharap informasi tersebut segera ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung di lapangan secara objektif. Jika dalam pemeriksaan nantinya ditemukan adanya pelanggaran, Yunus meminta aparat mengambil tindakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini ditulis, Kontras.id masih berupaya meminta tanggapan Polsek Tolangohula terkait dugaan BBM diselundupkan maupun digunakan untuk aktivitas pertambangan ilegal.

Share:  
Example 120x600