Example floating
Example floating
DaerahHeadlineKesehatanPemerintahan

Gaji Nakes RSUD ZUS, BADKO HMI ke Direktur: Jangan Tutupi Masalah Demi Jabatan

×

Gaji Nakes RSUD ZUS, BADKO HMI ke Direktur: Jangan Tutupi Masalah Demi Jabatan

Sebarkan artikel ini
Faisal Hamsah
Bendahara Umum (Bendum) Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sulawesi Utara-Gorontalo (BADKO HMI Sulut-Go), Faisal Hamsah,(foto Istimewa).

Kontras.id, (Gorontalo Utara) – Persoalan pembayaran gaji tenaga kesehatan (Nakes) non-Aparatur Sipil Negara (ASN) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainal Umar Sidiki (ZUS) Gorontalo Utara terus mendapatkan sorotan buplik.

Kali ini, Bendahara Umum (Bendum) Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sulawesi Utara-Gorontalo (BADKO HMI Sulut-Go), Faisal Hamsah, meminta pihak manajemen rumah sakit terbuka menyampaikan kondisi sebenarnya kepada pemerintah daerah.

Faisal menyoroti pernyataan Direktur RSUD ZUS, dr. Mohammad Ardiansyah yang menyebut tunggakan gaji Nakes tinggal dua bulan, sementara dua bulan lainnya telah dibayarkan. Menurut Faisal, informasi tersebut perlu dicocokkan kembali dengan kondisi yang disampaikan langsung oleh para Nakes.

“Jangan sampai informasi yang disampaikan kepada pemerintah daerah hanya separuh cerita. Karena berdasarkan informasi yang kami terima dari Nakes, mereka baru menerima gaji satu bulan, sementara tiga bulan lainnya belum ada kepastian kapan dibayarkan,” kata Faisal kepada Kontras.id, Senin 24/08/2026.

Ia mengatakan, perbedaan informasi tersebut patut menjadi perhatian serius karena menyangkut hak para Nakes yang setiap hari tetap menjalankan tugas pelayanan kesehatan. Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan informasi yang utuh agar dapat mengambil langkah penyelesaian yang tepat.

Faisal pun meminta Direktur RSUD ZUS tidak menyampaikan informasi yang belum sesuai dengan kondisi faktual di lapangan. Ia menilai, persoalan tunggakan gaji tidak semestinya dipoles menjadi seolah-olah sudah hampir selesai jika masih ada Nakes yang mengaku belum menerima haknya.

“Kalau memang masih ada tunggakan, sampaikan apa adanya kepada pemerintah daerah. Jangan informasi dibuat seolah-olah persoalannya tinggal sedikit, sementara di lapangan masih ada tenaga kesehatan yang belum menerima hak mereka,” ujar Faisal.

Lebih jauh, Faisal mengungkapkan bahwa pihaknya menerima informasi adanya sejumlah Nakes yang memilih mengundurkan diri karena kondisi pembayaran gaji yang belum jelas. Jika informasi tersebut benar, kata dia, kondisi itu tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa karena dapat berdampak terhadap keberlangsungan pelayanan rumah sakit.

“Jangan karena ingin mengamankan jabatan, kemudian nasib Nakes yang sedang kesulitan justru dikorbankan. Mereka bekerja, menjalankan tanggung jawab, dan tentu memiliki kebutuhan hidup yang harus dipenuhi,” tegas Faisal.

Faisal berharap Direktur RSUD ZUS dapat menyampaikan setiap persoalan yang terjadi di rumah sakit secara terbuka kepada pemerintah daerah, termasuk kondisi keuangan yang menyebabkan pembayaran gaji Nakes mengalami keterlambatan. Menurutnya, transparansi merupakan bagian penting dalam mencari jalan keluar, bukan sesuatu yang harus dihindari.

“Direktur harus memberikan informasi yang lengkap, bukan setengah-setengah. Pemerintah daerah harus tahu persoalan sebenarnya agar bisa mengambil kebijakan. Jangan sampai yang terlihat baik di atas meja justru berbeda dengan yang dirasakan Nakes di lapangan,” tandas Faisal.

Baca Juga:
Pemkab Gorontalo Utara Akhirnya Buka Suara Soal Tunggakan Gaji Nakes RSUD ZUS

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo Utara melalui Asisten I Setda Irwan Abudi Usman angkat bicara terkait polemik gaji Nakes non-ASN diRSUD ZUS yang disebut belum menerima hak mereka sejak Mei 2026..

Irwan mengatakan, pihaknya telah memanggil Direktur RSUD ZUS dr. Mohammad Ardiansyah untuk meminta penjelasan terkait kondisi pembayaran gaji para Nakes.

Baca Juga:
Pejabat Bungkam Soal Gaji Nakes, BADKO HMI Sebut Gorontalo Utara Sedang Tidak Baik-Baik Saja

Menurut Irwan, berdasarkan penjelasan Direktur RSUD ZUS, sebagian gaji Nakes telah dibayarkan dan masih menyisakan tunggakan selama dua bulan.

“Seperti penjelasan Direktur RS-ZUS, gaji Nakes tersisa hanya 2 bulan yang belum terbayarkan,” jelas Irwan kepada Kontras.id via pesan WhatsApp pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Share:  
Example 120x600