Kontras.id, (Gorontalo) – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Ance Robot, menjadi sorotan setelah muncul informasi mengenai ketidakhadirannya dalam sejumlah agenda kedewanan selama lebih dari dua bulan.
Berdasarkan informasi yang diterima Kontras.id, politikus Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) tersebut disebut tidak terlihat mengikuti sejumlah rapat di DPRD Provinsi Gorontalo, baik rapat komisi maupun rapat paripurna.
Ketidakhadiran itu kemudian memunculkan pertanyaan mengenai alasan Ance Robot tidak mengikuti aktivitas kedewanan dalam kurun waktu tersebut. Ketidakhadiran anggota DPRD dalam agenda resmi kedewanan tetap memiliki mekanisme pengaturan tersendiri.
Tata tertib (Tatib) DPRD dan ketentuan peraturan perundang-undangan mengatur kewajiban anggota dewan untuk mengikuti rapat serta kegiatan alat kelengkapan DPRD yang menjadi tugasnya.
Karena itu, persoalan ketidakhadiran tidak hanya menyangkut kehadiran secara fisik, tetapi juga berkaitan dengan apakah ketidakhadiran tersebut telah disertai keterangan atau izin yang sesuai dengan mekanisme kedewanan.
Informasi mengenai ketidakhadiran Ance Robot tidak serta-merta dapat disimpulkan sebagai bentuk mangkir tanpa alasan. Sebab, pimpinan Fraksi PDI-P DPRD Provinsi Gorontalo menyebut Ance tengah menjalani pengobatan di luar negeri.
Ketua Fraksi PDI-P DPRD Provinsi Gorontalo, Venny Rosdiana Anwar ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengatakan bahwa Ance Robot saat ini berada di Penang, Malaysia.
Menurut Venny, Ance berada di Penang untuk menjalani pengobatan dan telah memiliki surat keterangan dari dokter.
“Pak Ance tidak masuk kantor karena sakit, beliau berobat ke Penang Dan ada surat sakit dari dokter,” kata Venny, Senin 24/08/2026.













