Kontras.id, (Gorontalo Utara) – Nasib tenaga kesehatan (Nakes) non-ASN di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainal Umar Sidiki (ZUS) Gorontalo Utara kembali menjadi sorotan. Setelah mengaku empat bulan bekerja tanpa menerima gaji, mereka disebut justru ditawari opsi untuk mengundurkan diri.
Informasi tersebut disampaikan salah seorang sumber Kontras.id yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan. Menurut sumber tersebut, persoalan keterlambatan pembayaran gaji tidak menjadi satu-satunya hal yang membuat para Nakes resah.
Alih-alih mendapat penjelasan mengenai alasan gaji belum dibayarkan, pihak manajemen rumah sakit disebut justru menanyakan kepada para Nakes apakah ada yang ingin mengundurkan diri.
Menurut sumber itu, manajemen bahkan menyatakan siap menindaklanjuti apabila ada tenaga kesehatan yang memilih untuk resign.
“Dorang cuman tanya sapa yang moba resign (memundurkan diri) dorang tunggu,” ungkap sumber Kontras.id, Sabtu 08/08/2026.
Sumber tersebut mengatakan, pernyataan mengenai opsi pengunduran diri itu disampaikan pihak manajemen dalam rapat bersama para Nakes non-ASN beberapa waktu lalu.
“Ada di rapat waktu lalu itu pak,” ungkapnya.
Kontras.id telah berupaya meminta konfirmasi kepada Direktur RSUD ZUS, dr. Mohammad Ardiansyah, melalui pesan WhatsApp. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil karena nomor awak media ini masih diblokir oleh direktur sehingga pesan yang dikirim belum dapat diterima.
Baca Juga:
Tiga Bulan Gaji Nakes RSUD ZUS Gorontalo Utara Diduga Mandek, Direktur Pilih Bungkam
Sebelumnya, para Nakes non-ASN RSUD ZUS mengaku belum menerima hak berupa gaji sejak Mei 2026. Pembayaran honor tersebut diketahui bersumber dari dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD ZUS.
Kondisi ini membuat keresahan di kalangan tenaga kesehatan. Di satu sisi, mereka tetap menjalankan tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat. Namun di sisi lain, hak berupa gaji yang menjadi imbalan atas pekerjaan mereka disebut belum juga diterima.
“Pak saya mau lapor terkait RS ZUS Gorontalo Utara, gaji BLUD sudah hampir 3 bulan belum dibayarkan oleh pihak rumah sakit,” ungkap salah satu Nakes yang enggan namanya dipublikasikan kepada Kontras.id pada Minggu, 19 Juli 2026.
Ketidakpastian pembayaran gaji juga disebut semakin membebani para Nakes. Mereka mengaku tidak memperoleh informasi yang jelas mengenai waktu pencairan dan hanya diminta bersabar.
“Gak tau kak, cuma disuruh sabar terus. Dari bulan Mei pak,” ujarnya.
Baca Juga:
Tiga Bulan Gaji Nakes RSUD ZUS Belum Dibayar, Bupati Thoriq Janji Beri Penjelasan
Kontras.id sebelumnya juga telah meminta penjelasan kepada Bupati Gorontalo Utara, Thoriq Modanggu, terkait persoalan pembayaran gaji para Nakes tersebut.
Thoriq sempat menyatakan akan memberikan penjelasan terkait persoalan tersebut.
“Walaikum salam, insya Allah sebentar sesudah Jumat saya kasih info/penjelasan yaa,” kata Thoriq pada Jumat, 31 Juli 2026.
Namun hingga saat ini, penjelasan yang dijanjikan tersebut belum diterima Kontras.id.








