Kontras.id, (Gorntalo) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo kembali mengambil langkah untuk memperkuat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama mereka yang bergerak dalam usaha pengolahan serta pemasaran hasil perikanan.
Sebanyak 119 pelaku UMKM yang tersebar di 13 kecamatan menerima bantuan sarana perikanan dari Pemkab Gorontalo. Bantuan tersebut berupa berbagai jenis coolbox yang diperuntukkan bagi penerima manfaat untuk membantu menjaga kualitas hasil tangkapan dan produk perikanan.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi di Kantor Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Sabtu 08/08/2026.
Program tersebut bersumber dari Dana UMKM Dinas Perikanan Kabupaten Gorontalo Tahun Anggaran 2026. Bantuan yang diserahkan terdiri atas 20 unit coolbox fiber berkapasitas 100 liter, empat unit coolbox fiber 300 liter, enam unit coolbox styrofoam 150 liter, serta satu unit boot container.
Bantuan itu menyasar pelaku usaha yang selama ini berkaitan langsung dengan aktivitas perdagangan dan distribusi ikan, termasuk pedagang ikan, nelayan, hingga penjual ikan keliling.
Menurut Bupati Sofyan Puhi, penguatan UMKM menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah karena sektor tersebut dinilai memiliki peran penting dalam menopang aktivitas ekonomi masyarakat.
“UMKM adalah core atau fokus utama pemerintah daerah saat ini. Bantuan sarana perikanan ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing serta menjaga kualitas produk para pedagang ikan kita di pasar maupun lapak keliling,” ujar Sofyan.
Ia berharap fasilitas yang diberikan tidak sekadar menjadi bantuan pemerintah, tetapi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus mendukung pendapatan para pelaku usaha.
Selain bantuan sarana perikanan, Pemkab Gorontalo juga tengah menuntaskan pembangunan UMKM Center yang berada di depan kawasan BLUD. Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk unggulan daerah.
“Insya Allah bulan ini UMKM Center akan kita resmikan sebagai wadah promosi dan pemasaran produk-produk unggulan daerah,” tandas Sofyan.
Pemkab Gorontalo berharap kombinasi antara bantuan sarana usaha dan penyediaan ruang pemasaran dapat memperkuat ekosistem UMKM, khususnya bagi pelaku usaha yang bergerak di sektor perikanan.














