Example floating
Example floating
AdvertorialDaerahPemerintahan

Tutup Latsar CPNS 2026, Wabup Tonny Tekankan Integritas dan Inovasi ASN Baru

×

Tutup Latsar CPNS 2026, Wabup Tonny Tekankan Integritas dan Inovasi ASN Baru

Sebarkan artikel ini
Tonny Junus
Wakil Bupati (Wabup) Gorontalo, Tonny S. Junus berpose bersma peserta Latsar CPNS Golongan II dan III Formasi Umum, lulusan STTD, serta IPDN di lingkungan Pemkab Gorontalo Tahun 2026 yang digelar di Kantor BKPSDM Provinsi Gorontalo pada Kamis, 30 Juli 2026,(foto Humas Pemkab).

Kontras.id, (Gorontalo) – Wakil Bupati (Wabup) Gorontalo, Tonny S. Junus resmi menutup Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan III Formasi Umum, lulusan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), serta Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo Tahun 2026.

Penutupan berlangsung di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Gorontalo, Kamis 30/07/2026.

Pelatihan yang diselenggarakan melalui kerja sama Pemkab Gorontalo dengan BKPSDM Provinsi Gorontalo tersebut menjadi tahapan penting dalam membentuk aparatur sipil negara yang profesional, berintegritas, serta siap menjawab tantangan birokrasi modern.

Dalam sambutannya, Wabup Tonny Junus menyampaikan apresiasi kepada BKPSDM Kabupaten Gorontalo, para widyaiswara, narasumber, mentor, coach, dan seluruh panitia yang telah mengawal proses pembelajaran hingga tuntas.

“Selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan seluruh tahapan pembelajaran, mulai dari pembelajaran mandiri, klasikal, hingga aktualisasi di unit kerja masing-masing,” ujar Tonny.

Menurutnya, kelulusan dari Latsar bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan awal dari pengabdian panjang sebagai ASN yang dituntut menjaga profesionalisme, integritas, dan etika dalam melayani masyarakat.

Ia menegaskan, nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK harus menjadi budaya kerja yang diwujudkan dalam setiap pelayanan publik. ASN baru juga diharapkan mampu menjadi motor perubahan melalui pemanfaatan teknologi, inovasi, dan kolaborasi untuk menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, tepat, dan responsif.

“Jagalah integritas, disiplin, etika, serta loyalitas kepada bangsa dan negara. Setiap keputusan dan tindakan saudara akan mencerminkan wajah Pemerintah Kabupaten Gorontalo di mata masyarakat,” tegas Tonny.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Gorontalo, Jufri Damima, dalam laporannya menyampaikan bahwa Latsar CPNS Tahun 2026 diikuti 74 peserta yang terdiri atas 14 peserta Golongan II dan 60 peserta Golongan III. Peserta berasal dari 67 formasi Pemerintah Kabupaten Gorontalo, empat lulusan STTD, dan tiga lulusan IPDN yang dibagi ke dalam dua angkatan.

Pelaksanaan Latsar mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, serta Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pelatihan Dasar CPNS.

Jufri menjelaskan, kurikulum pelatihan tidak hanya berfokus pada pembentukan karakter ASN melalui penguatan nilai bela negara, nilai dasar ASN, kedudukan dan peran PNS dalam NKRI, serta habituasi, tetapi juga memperkuat kompetensi teknis administratif dan substantif sesuai bidang tugas masing-masing.

Pelatihan dilaksanakan dengan metode on campus dan off campus, sedangkan pembelajaran klasikal berlangsung pada 27–29 Juli 2026 di BKPSDM Provinsi Gorontalo dengan menghadirkan widyaiswara dari BKPSDM kabupaten/kota, provinsi, serta pejabat dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.

Dari hasil evaluasi, seluruh peserta dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan dan memuaskan. Pada Angkatan I Golongan III tercatat 24 peserta meraih predikat sangat memuaskan dan 16 peserta memuaskan. Angkatan II Golongan III menghasilkan 28 peserta sangat memuaskan dan enam peserta memuaskan. Sementara Angkatan II Golongan II mencatat 13 peserta sangat memuaskan dan satu peserta memuaskan.

Menariknya, pelaksanaan Latsar tahun ini juga melahirkan 74 gagasan inovatif yang siap dikembangkan di lingkungan Pemkab Gorontalo. Sebanyak 38 inovasi berfokus pada digitalisasi pelayanan publik melalui pengembangan aplikasi dan layanan administrasi berbasis daring, sedangkan 36 inovasi lainnya diarahkan pada penyederhanaan alur kerja guna meningkatkan efisiensi birokrasi.

Sebagai wujud kepedulian sosial, para peserta Latsar juga menyerahkan donasi sebesar Rp4 juta untuk membantu pembangunan Masjid Umar bin Abdul Aziz di lingkungan BKPSDM Provinsi Gorontalo. Inisiatif tersebut menjadi cerminan semangat kebersamaan dan nilai pengabdian yang ditanamkan selama mengikuti pelatihan.

Dengan berakhirnya Latsar CPNS Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap para ASN baru mampu mengimplementasikan seluruh ilmu, kompetensi, dan nilai-nilai BerAKHLAK dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sekaligus menjadi agen perubahan yang menghadirkan birokrasi yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Share:  
Example 120x600