Kontras.id, (Gorontalo) – Upaya memperbaiki kualitas hunian bagi keluarga yang memiliki risiko stunting mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo. Salah satunya melalui Program Renovasi Rumah Mahyani atau Rumah Layak Huni yang merupakan bagian dari program SERUNI Kabinet Merah Putih.
Program tersebut merupakan bentuk perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap keluarga yang membutuhkan dukungan, khususnya mereka yang masuk dalam kategori rentan stunting.
Di Kabupaten Gorontalo, terdapat lima keluarga di Desa Huidu Utara, Kecamatan Limboto Barat, yang menjadi penerima manfaat program tersebut. Kelima rumah yang dibangun dirancang sebagai hunian permanen dengan kondisi yang lebih layak dan sehat.
Selain konstruksi permanen, rumah tersebut juga dilengkapi lantai tegel serta fasilitas kamar mandi dan WC. Perbaikan kondisi tempat tinggal ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi keluarga penerima manfaat.
Wakil Bupati (Wabup) Gorontalo Tonny S. Junus menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah pusat tersebut. Hal itu disampaikannya ketika mendampingi Tim SERUNI Kabinet Merah Putih, Senin 10/08/2026.
“Pemkab Gorontalo menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto melalui SERUNI Kabinet Merah Putih. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat karena rumah yang layak dan permanen menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan sehat bagi keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak,” ujar Tonny.
Menurut Tonny, persoalan stunting tidak dapat ditangani hanya dengan pendekatan kesehatan maupun pemenuhan kebutuhan gizi. Faktor tempat tinggal, sanitasi, kebersihan lingkungan hingga kondisi sosial keluarga turut memiliki peran dalam upaya pencegahannya.
“Penanganan stunting membutuhkan intervensi yang menyentuh berbagai aspek kehidupan keluarga. Rumah yang sehat, sanitasi yang baik dan pemenuhan gizi harus berjalan bersama,” jelas Tonny.
Untuk memastikan program tersebut berjalan sesuai sasaran, Pemkab Gorontalo turut memberikan dukungan berupa penyediaan data lokasi serta keluarga yang masuk kategori rentan stunting.
Langkah tersebut dinilai penting agar bantuan pemerintah pusat benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Tonny menegaskan, program tersebut merupakan bantuan Presiden yang didukung pemerintah daerah melalui koordinasi dan penyediaan data sasaran.
“Ini murni bantuan Presiden Prabowo melalui SERUNI Kabinet Merah Putih. Pemerintah daerah memberikan dukungan melalui penyediaan data lokasi dan keluarga sasaran. Kolaborasi seperti ini terus kita bangun untuk menjawab kebutuhan masyarakat Kabupaten Gorontalo,” tegas Tonny.
Dalam kunjungan tersebut, Tonny turut didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Gorontalo Rahmat Pomalingo serta Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Gorontalo Rismawati Arsad.
Pembangunan lima unit Rumah Mahyani tersebut hingga kini masih berjalan. Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan pada awal Oktober 2026 sebelum nantinya dilakukan peresmian secara serentak.
Tonny berharap bantuan tersebut tidak sekadar menghadirkan bangunan baru, tetapi juga membawa perubahan terhadap kualitas hidup keluarga penerima serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi tumbuh kembang anak.














