Example floating
Example floating
AdvertorialDaerahEkonomiPemerintahan

66 Gerobak UMKM Digelontorkan, Sofyan-Tonny Perkuat Ekonomi Rakyat Kabupaten Gorontalo

×

66 Gerobak UMKM Digelontorkan, Sofyan-Tonny Perkuat Ekonomi Rakyat Kabupaten Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Sofyan Puhi
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi bersama Wakil Bupati Tonny S. Junus menyerahkan gerobak secara simbolis kepada para penerima manfaat di Kawasan Kuliner Limboto pada Sabtu, 13 Juni 2026,(foto Humas Pemkab).

Kontras.id, (Gorontalo) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo mulai merealisasikan program bantuan gerobak usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian masyarakat.

Sebanyak 66 unit gerobak usaha disiapkan untuk disalurkan kepada para pelaku UMKM yang beraktivitas di sejumlah kawasan kuliner dan pusat usaha rakyat di wilayah Kabupaten Gorontalo. Penyaluran perdana dilakukan di Kawasan Kuliner Limboto, Sabtu 13/06/2026.

Pada tahap awal, sebanyak 17 unit gerobak diserahkan secara simbolis oleh Bupati Gorontalo Sofyan Puhi bersama Wakil Bupati Tonny S. Junus kepada para penerima manfaat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Zulfikar Usira, Sekretaris Daerah Sugondo Makmur, Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo Maryam Sofyan Puhi, para asisten daerah, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam kesempatan itu, Bupati Sofyan Puhi menekankan bahwa keberadaan UMKM memiliki peran vital dalam menjaga perputaran ekonomi daerah sekaligus menjadi sumber penghasilan bagi banyak keluarga.

“UMKM bukan hanya sumber penghidupan masyarakat, tetapi juga motor penggerak ekonomi daerah. Pemerintah hadir untuk memastikan pelaku UMKM memperoleh dukungan yang memadai agar semakin produktif, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Sofyan.

Ia menjelaskan, bantuan gerobak yang diberikan bukan sekadar fasilitas penunjang usaha, melainkan bagian dari langkah strategis pemerintah untuk menciptakan lingkungan usaha yang lebih tertib, representatif, dan mampu berkembang secara berkelanjutan.

Menurutnya, para penerima bantuan perlu memanfaatkan sarana tersebut dengan optimal melalui peningkatan kualitas produk, pelayanan yang lebih baik, menjaga kebersihan area usaha, hingga memanfaatkan platform digital sebagai media pemasaran.

“Kawasan Kuliner Limboto harus tumbuh menjadi destinasi unggulan yang tertata, bersih, nyaman, dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan. UMKM harus menjadi wajah kemajuan ekonomi Kabupaten Gorontalo,” tegas Sofyan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Gorontalo, Fany Salamanya, mengungkapkan bahwa distribusi bantuan akan dilakukan dalam tiga tahapan agar menjangkau lebih banyak pelaku usaha.

Ia menyebutkan, setelah penyaluran tahap pertama sebanyak 17 unit, pemerintah akan melanjutkan distribusi 16 unit pada tahap kedua dan 33 unit pada tahap ketiga, sehingga keseluruhan bantuan mencapai 66 gerobak usaha.

“Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat ekonomi kreatif sekaligus mendukung pengembangan destinasi wisata berbasis kuliner yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat,” jelas Fany.

Program bantuan gerobak usaha ini menjadi salah satu langkah konkret Pemerintahan Sofyan Puhi dan Tonny S. Junus dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan. Melalui dukungan terhadap UMKM, pemerintah berharap semakin banyak pelaku usaha yang berkembang, membuka peluang kerja baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Share:  
Example 120x600