Example floating
Example floating
AdvertorialDaerahEkonomiPemerintahan

Zona Khas Foodcourt Limboto Diluncurkan, Dorong UMKM Kuliner Halal dan Berkualitas

×

Zona Khas Foodcourt Limboto Diluncurkan, Dorong UMKM Kuliner Halal dan Berkualitas

Sebarkan artikel ini
Sofyan Puhi
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie dan Anggota DPR RI, Rachmat Gobel serta para tokoh lainnya saat melaunching Zona Khas (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat) di kawasan Foodcourt Limboto pada Sabtu, 14 Maet 2026,(foto Humas Pemkab).

Kontras.id, (Gorontalo) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo resmi meluncurkan Zona Khas (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat) di kawasan Foodcourt Limboto, Sabtu 14/03/2026.

Program ini dihadirkan sebagai langkah untuk menata pusat kuliner daerah agar lebih tertib, higienis, serta mampu mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Peresmian kawasan kuliner tersebut dihadiri langsung Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kehadiran Zona Khas merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun ekosistem kuliner yang berkualitas sekaligus memperkuat sektor ekonomi masyarakat.

Menurut Sofyan, pemerintah daerah terus berupaya menciptakan ruang usaha yang layak bagi para pelaku UMKM agar dapat berkembang dan bersaing. Penataan kawasan kuliner seperti ini diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi baru yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang dinilai aktif memberikan dukungan dan pendampingan kepada para pelaku usaha di Kabupaten Gorontalo. Dukungan tersebut tidak hanya dalam bentuk pembinaan, tetapi juga melalui penguatan sistem transaksi digital.

“Terima kasih kepada Bank Indonesia yang terus mendampingi UMKM kita. Sejak peluncuran transaksi non tunai hingga kegiatan hari ini, dampaknya sangat terasa dalam meningkatkan perputaran ekonomi para pelaku usaha,” ujar Sofyan.

Saat ini, kawasan Zona Khas Foodcourt Limboto telah diisi puluhan pelaku usaha kuliner. Sementara di kawasan depan Kantor Bupati hingga sekitar rumah dinas bupati terdapat total 137 lapak yang sebagian besar dikelola oleh pengusaha muda.

“Kawasan Zona Khas Foodcourt Limboto saat ini terdapat puluhan lapak kuliner, sementara di kawasan depan Kantor Bupati dan rumah dinas terdapat 137 lapak yang sebagian besar dikelola oleh pelaku usaha muda,” ucap Sofyan.

Ia menilai perkembangan tersebut menjadi indikator positif bahwa sektor kuliner mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dengan perkembangan tersebut hal ini menjadi bukti kuat bahwa sektor kuliner mampu menjadi penggerak ekonomi daerah,” kata Sofyan.

Selain mendorong pertumbuhan UMKM, penataan kawasan kuliner ini juga menjadi bagian dari persiapan Kabupaten Gorontalo menjelang pelaksanaan Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII yang dijadwalkan berlangsung sekitar empat bulan mendatang.

Event berskala nasional tersebut diperkirakan akan dihadiri sekitar 35 ribu petani dan nelayan dari berbagai daerah di Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah daerah mulai menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, termasuk pusat kuliner yang tertata dan berkualitas.

“untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu yang akan datang nantinya menikmati kuliner daerah yang tertata, higienis, halal, dan berkualitas,” kata Sofyan.

Ia berharap kehadiran Zona Khas tidak hanya menjadi tempat berjualan bagi pelaku UMKM, tetapi juga menjadi simbol bangkitnya ekonomi kerakyatan di Kabupaten Gorontalo.

“Menjadi simbol kebangkitan UMKM lokal serta memperkuat citra Kabupaten Gorontalo sebagai daerah yang siap menyambut event nasional dan menjadi destinasi kuliner Provinsi Gorontalo, serta berbagai pemangku kepentingan yang turut mendukung penguatan ekonomi kerakyatan melalui sektor UMKM,” tandas Sofyan.

Share:  
Example 120x600