Example floating
Example floating
DaerahHeadlinePeristiwa

Jaringan Telekomunikasi di Bolmut Putus, Diduga Disabotase OTK

×

Jaringan Telekomunikasi di Bolmut Putus, Diduga Disabotase OTK

Sebarkan artikel ini
Bolmut
Kondisi kabel penghubung Optical Distribution Point (ODP) dengan tower telekomunikasi milik Telkom yang ditemukan warga dalam kondisi rusak di Desa Biontong 1, Kecamatan Bolangitang Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) pada Kamis, 1 Januari 2026,(foto Istimewa).

Kontras.id, (Bolmut) – Akses komunikasi di Kecamatan Bolangitang Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), mengalami gangguan serius setelah jaringan telekomunikasi diduga disabotase oleh orang tak dikenal (OTK).

Insiden tersebut terjadi di Desa Biontong 1. Kabel penghubung Optical Distribution Point (ODP) dengan tower telekomunikasi milik Telkom ditemukan dalam kondisi rusak tak lama setelah perayaan malam pergantian tahun, Kamis 01/10/2026 dini hari.

Warga sekitar mengaku mengetahui kejadian itu setelah melihat langsung kondisi kabel yang sudah terputus dan tidak berfungsi.

“Waktu kami lihat, kabel-kabelnya sudah rusak. Belum tahu siapa yang merusak. Kejadiannya kemungkinan sekitar jam empat subuh,” ungkap seorang warga setempat.

Akibat perusakan tersebut, layanan telepon seluler dan jaringan internet di wilayah Bolangitang Timur dan sekitarnya terganggu. Sehingga aktivitas masyarakat ikut terdampak, mulai dari komunikasi harian hingga akses informasi.

Warga menyebut, aksi vandalisme terhadap infrastruktur telekomunikasi ini bukan kali pertama terjadi. Namun hingga kini, pelaku belum pernah berhasil diungkap.

Lokasi ODP dan tower telekomunikasi tersebut berada tidak jauh dari rumah Kepala Desa Biontong 1, tepat di depan kediamannya. Masyarakat pun mendesak aparat penegak hukum untuk segera bertindak.

“Kami minta pihak kepolisian, khususnya Polres Bolmut, serius menyelidiki dan mengungkap pelaku sabotase ini. Jangan dibiarkan berulang,” tegas warga.

Sementara itu, Kepala Desa Biontong 1, Ferdi Pontoh saat dikonfirmasi membenarkan adanya perusakan fasilitas telekomunikasi tersebut.

“Iya, memang sudah dirusak. Tapi saya tidak tahu siapa pelakunya, karena tadi malam saya sudah tidur,” ujar Ferdi singkat.

Hingga berita ini ditulis, Kontras.id masih berupaya mendapatkan keterangan resmi dari pihak telkom maupun kepolisian.

Share:  
Example 120x600