Kontras.id, (Boltara) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Utara (Boltara) mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 melalui rapat strategis yang dipimpin langsung Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena, bersama Wakil Bupati Moh. Aditya Pontoh. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula BPKPD, Rabu 29/04/2026.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pelaksanaan HUT tahun ini tetap mengacu pada konsep sebelumnya, namun akan diperkuat dengan sentuhan inovasi yang lebih segar. Ia menekankan, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menghadirkan kegiatan yang minim dampak bagi masyarakat.
“Keterbatasan bukan penghalang untuk berkreasi. Justru di situlah kita dituntut melahirkan ide-ide segar yang melibatkan masyarakat secara langsung,” tegas Sirajudin.
Ia juga menyoroti pentingnya menghadirkan kegiatan yang tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan mampu membuka ruang partisipasi luas bagi masyarakat. Menurutnya, perayaan HUT daerah harus menjadi momentum kebersamaan yang dirasakan secara nyata, bukan sekadar agenda rutin tahunan.
Sirajudin pun mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk merancang kegiatan yang inklusif, kreatif, dan berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
“Masyarakat hari ini butuh ruang untuk terlibat. Kegiatan harus hidup, dirasakan, dan memberi manfaat nyata,” ujar Sirajudin.
Ia turut menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, organisasi perempuan, hingga tingkat kecamatan, diminta aktif mengambil peran dalam menyukseskan perayaan.
Wakil Bupati Moh. Aditya Pontoh menyatakan dukungan penuh terhadap arah kebijakan tersebut. Ia menilai, keberhasilan perayaan HUT sangat ditentukan oleh sinergi dan keterlibatan seluruh pihak.
“Koordinasi dan keterlibatan semua elemen adalah kunci. Ini bukan hanya agenda pemerintah, tapi agenda bersama masyarakat Boltara,” ujar Aditya.
Rapat tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah dr. Jusnan C. Mokoginta, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), staf ahli bupati, para asisten, pimpinan OPD, hingga para camat se-Kabupaten Boltara.














