Example floating
Example floating
DaerahHeadlineHukum

Berkedok Pemasok MBG, Guru di Tidore Sangihe Diduga Seludupkan Tuna Ke Filipina

×

Berkedok Pemasok MBG, Guru di Tidore Sangihe Diduga Seludupkan Tuna Ke Filipina

Sebarkan artikel ini
Nelayan Sangihe
Seorang nelayan Sangihe memikul ikan tuna hasil tangkapannya,(foto Istimewa).

Kontras.id, (Sangihe) – Persoalan sulitnya mendapatkan pasokan ikan tuna bagi pedagang lokal maupun pengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sangihe yang ramai diberitakan dalam beberapa hari terakhir akhirnya mulai menemukan titik terang.

Seorang oknum guru di Kelurahan Tidore, Kecamatan Tahuna Timur yang sebelumnya disebut-sebut sebagai pengepul dan pemasok ikan tuna untuk dapur MBG, diduga justru menjadi salah satu pihak yang kerap membeli tuna dari nelayan untuk kemudian dikemas dan dibawa ke Filipina.

Berdasarkan data yang dirangkum media ini, tuna hasil tangkapan nelayan dibeli oleh oknum guru tersebut lalu diangkut menggunakan kendaraan pick up menuju Pelabuhan Petta. Setelah itu, ikan tuna dalam jumlah besar dipindahkan ke perahu jenis pamboat dan diduga diselundupkan ke Filipina.

Menanggapi hal itu, aktivis senior Sangihe, Wasty Kamurahan menyatakan, minimnya pasokan tuna di pasar lokal ikut berdampak terhadap program MBG.

Ia menilai, warga Tidore yang mengaku sebagai pengepul tuna untuk MBG perlu ditelusuri lebih dalam. Sebab, ada dugaan oknum guru tersebut bukan memasok tuna ke dapur MBG, melainkan menjalankan bisnis tuna lintas negara.

“Jangan hanya berkedok sebagai pemasok Tuna untuk MBG, tapi sebenarnya, adalah pemain Tuna yg diselundupkan ke Philipina,” ujar Kamurahan saat ditemui di Tahuna, Senin 20/04/2026.

“Hal ini perlu diseriusi oleh pemerintah” tambahnya.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Kontras.id masih berupaya meminta tanggapan kepada guru yang dimaksud.

Share:  
Example 120x600