Example floating
Example floating
DaerahHeadlineKesehatanLegislatorPemerintahan

Bupati dan Ketua DPRD Bungkam Soal Gaji Nakes RSUD ZUS, Kenapa?

×

Bupati dan Ketua DPRD Bungkam Soal Gaji Nakes RSUD ZUS, Kenapa?

Sebarkan artikel ini
Gaji Nakes
Bupati Thoriq Modanggu bersama Ketua DPRD Gorontalo Utara, Dedy Dunggio dan Direktur RSUD ZUS, dr. Mohammad Ardiansyah,(Istimewa).

Kontras.id, (Gorontalo Utara) – Persoalan gaji tenaga kesehatan (Nakes) non-ASN di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainal Umar Sidiki (ZUS) Gorontalo Utara belum juga menemukan titik terang.

Memasuki bulan keempat tanpa pembayaran, para Nakes kini harus menghadapi situasi yang tak kalah pelik, menunggu gaji sekaligus menunggu penjelasan dari para pengambil kebijakan.

Ironisnya, ketika persoalan menyangkut hak para tenaga kesehatan yang setiap hari berada di garis pelayanan masyarakat, suara dari meja pengambil kebijakan justru terdengar minim.

Bupati Gorontalo Utara, Ketua DPRD, hingga Direktur RSUD ZUS belum memberikan penjelasan terbaru terkait kondisi tersebut.

Kontras.id telah berupaya meminta tanggapan Bupati Gorontalo Utara Thoriq Modanggu melalui pesan WhatsApp sejak Minggu, 9 Agustus 2026. Namun hingga berita ini diterbitkan, pesan tersebut belum mendapat respons.

Padahal, sebelumnya Thoriq sempat menyampaikan janji kepada awak media untuk memberikan penjelasan mengenai keterlambatan pembayaran gaji para Nakes.

“Walaikum salam, insya Allah sebentar sesudah Jumat saya kasih info/penjelasan yaa,” kata Thoriq pada Jumat, 31 Juli 2026.

Baca Juga:
Tiga Bulan Gaji Nakes RSUD ZUS Belum Dibayar, Bupati Thoriq Janji Beri Penjelasan

Janji penjelasan itu kini menjadi bagian dari pertanyaan yang masih menggantung. Publik tentu membutuhkan kepastian mengenai apa yang sebenarnya terjadi dengan pembayaran gaji para Nakes non-ASN tersebut.

Bukan hanya Bupati yang belum memberikan keterangan terbaru. Ketua DPRD Gorontalo Utara, Dedy Dunggio juga sebelumnya menyatakan akan memberikan penjelasan setelah melakukan pertemuan dengan Direktur RSUD ZUS.

Pernyataan tersebut disampaikan kepada awak media ini pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Namun ketika kembali dihubungi pada Minggu, 9 Agustus 2026, komunikasi dengan nomor Ketua DPRD tidak lagi dapat dilakukan karena nomor awak media ini terpantau telah diblokir.

Akibatnya, upaya untuk memperoleh penjelasan dari lembaga legislatif daerah terkait persoalan tersebut belum mendapatkan jawaban.

Kondisi serupa juga terjadi ketika Kontras.id mencoba menghubungi Direktur RSUD ZUS, dr. Mohammad Ardiansyah. Nomor awak media ini juga terpantau telah diblokir oleh yang bersangkutan, sehingga konfirmasi mengenai persoalan gaji Nakes belum dapat diperoleh.

Di tengah sunyinya respons tersebut, persoalan yang dihadapi para Nakes justru terus berjalan. Berdasarkan informasi yang diperoleh, hingga saat ini sudah memasuki empat bulan para Nakes non-ASN RSUD ZUS belum menerima gaji.

Situasi tersebut menjadi semakin memprihatinkan karena, di tengah belum diterimanya pembayaran, para Nakes disebut mendapat tawaran dari pihak rumah sakit untuk mengundurkan diri.

Baca Juga:
Tiga Bulan Gaji Nakes RSUD ZUS Gorontalo Utara Diduga Mandek, Direktur Pilih Bungkam

Kondisi ini tentu memunculkan pertanyaan publik, bagaimana nasib para tenaga kesehatan yang selama ini menjadi bagian penting dalam pelayanan kesehatan masyarakat jika persoalan pembayaran gaji belum juga mendapatkan kepastian?

Di satu sisi, Nakes dituntut tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Di sisi lain, hak atas penghasilan mereka masih menunggu kejelasan. Dalam situasi seperti ini, yang dibutuhkan bukan sekadar kesibukan di balik meja, melainkan penjelasan yang terang dan dapat dipertanggungjawabkan.

Apalagi, persoalan tersebut menyangkut para pekerja yang berada di lingkungan fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah. Ketika mereka menunggu haknya selama berbulan-bulan, publik berhak mengetahui apa kendalanya, siapa yang bertanggung jawab menangani persoalan tersebut, serta kapan pembayaran dapat direalisasikan.

Ironinya, ketika gaji belum jelas, jawaban pun ikut-ikutan menjadi sesuatu yang sulit ditemukan.

Baca Juga:
Empat Bulan Gaji Tak Dibayar, Nakes RSUD ZUS Malah Ditawari untuk Resign

Kontras.id masih membuka ruang bagi Bupati Gorontalo Utara Thoriq Modanggu, Ketua DPRD Gorontalo Utara Dedy Dunggio, maupun Direktur RSUD ZUS dr. Mohammad Ardiansyah untuk memberikan penjelasan dan klarifikasi mengenai persoalan tersebut.

Penjelasan dari pihak-pihak terkait penting agar persoalan ini tidak berkembang menjadi bola liar di tengah masyarakat dan agar publik mendapatkan informasi yang utuh mengenai kondisi keuangan serta pembayaran hak para Nakes non-ASN RSUD ZUS.

Share:  
Example 120x600