Kontras.id, (Pohuwato) – Anggota DPD RI asal Gorontalo, Syarif Mbuinga, meninjau Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Pohuwato, Rabu (22/7/2026). Dalam kunjungan kerja Komite I DPD RI tersebut, Senator Syarif mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi dari Kepala Lapas, jajaran petugas, hingga warga binaan sebagai bagian dari fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan.
Kunjungan diawali dengan penyambutan oleh Kepala Lapas Kelas II Pohuwato, Fahmi Reza Suratman, yang mengalungkan syal hasil karya warga binaan kepada Senator Syarif. Selanjutnya, rombongan mengikuti diskusi bersama Kalapas, petugas, dan jajaran Lapas.
Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai hal, mulai dari kondisi terkini Lapas, jumlah penghuni dibanding kapasitas yang tersedia, hingga berbagai program pembinaan dan kreativitas warga binaan yang masih terus berjalan.
Saat memberikan arahan kepada warga binaan, Senator Syarif menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh memandang warga binaan hanya dari sisi negatif. Menurutnya, pembinaan narapidana tidak cukup dilakukan di dalam Lapas, tetapi juga harus menyentuh akar persoalan yang menyebabkan seseorang terjerumus dalam tindak kriminal.
“Semua orang punya sisi baik dan buruk. Bahkan dalam perspektif kriminalitas, seseorang yang melakukan tindak pidana tidak bisa dibenahi hanya di dalam lapas saja. Hulu dan hilir persoalan juga harus diperhatikan agar kita mendapatkan solusi yang baik dari semua persoalan yang ada,” ujar Syarif.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas II Pohuwato, Fahmi Reza Suratman, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Senator Syarif. Dalam sambutannya, ia mengaku nama Syarif Mbuinga atau yang akrab disapa Pasisa sudah sering didengarnya bahkan sebelum bertugas di Pohuwato.
“Pasisa bukan lagi orang asing bagi saya yang baru menjabat sekitar sembilan bulan di Pohuwato. Alhamdulillah, sudah beberapa kali pergantian Kalapas, nama Pasisa selalu kami dengar bahkan sebelum sempat bertemu langsung,” ujar Fahmi disambut tawa para peserta.
Atas nama Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Pohuwato, Fahmi juga menyampaikan terima kasih kepada Senator Syarif yang telah meluangkan waktu untuk berkunjung sekaligus menyerap aspirasi dari jajaran Lapas dan warga binaan.Kunjungan kerja tersebut berakhir sekitar pukul 12.30 Wita dan ditutup dengan makan siang bersama sekitar 200 warga binaan Lapas Kelas II Pohuwato.














