Example floating
Example floating
AdvertorialDaerahPemerintahan

Saring Kesiapan Mental, CPNS Boltara Jalani Pemeriksaan Kejiwaan

×

Saring Kesiapan Mental, CPNS Boltara Jalani Pemeriksaan Kejiwaan

Sebarkan artikel ini
Pemkab Boltara
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekda, Fadly T. Usup berpose bersama Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan III di Lantai III Kantor Bupati Boltara pada Selasa, 15 September 2026,(foto Istimewa).

Kontras.id, (Boltara) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Utara (Boltara) mulai memastikan kesiapan mental dan psikologis Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan III melalui pemeriksaan kejiwaan, Selasa 15/09/2026.

Pemeriksaan yang berlangsung di Lantai III Kantor Bupati Boltara tersebut menjadi salah satu tahapan penting bagi para CPNS sebelum menjalani proses pengangkatan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan pemeriksaan dibuka secara resmi oleh Bupati Boltara yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekda, Fadly T. Usup, SE., MM.

Dalam sambutannya, Fadly menjelaskan bahwa pemeriksaan kejiwaan merupakan bagian penting dalam proses pengangkatan CPNS menjadi ASN. Pemeriksaan ini diperlukan untuk melihat kesiapan calon aparatur dalam menghadapi tugas dan tanggung jawab di lingkungan pemerintahan.

Menurutnya, seorang ASN tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga harus memiliki kondisi mental, emosional dan psikologis yang mendukung pelaksanaan tugas sebagai pelayan publik.

“Pemeriksaan ini bukan sekadar formalitas, tetapi untuk memastikan kita mendapatkan ASN yang sehat secara jasmani dan rohani, stabil secara emosi, dan siap mengabdi untuk masyarakat Bolaang Mongondow Utara,” ujar Fadly.

Ia menegaskan bahwa kesiapan psikologis merupakan salah satu unsur penting dalam membentuk aparatur yang profesional dan berintegritas. Kondisi tersebut dinilai diperlukan agar ASN mampu menghadapi berbagai tuntutan serta dinamika pekerjaan di lingkungan pemerintahan.

Pemeriksaan kejiwaan tersebut diikuti seluruh CPNS Golongan II dan III di lingkungan Pemkab Boltara. Pelaksanaannya melibatkan tenaga profesional, yakni Psikiater dr. Anita Elisabet Dundu, dan Psikolog Indri Dilapanga.

Kehadiran tenaga profesional dalam pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan proses penilaian kondisi psikologis peserta dilakukan sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.

Kegiatan itu turut dihadiri Kepala BKPSDM Boltara, Direktur RSUD Boltara, tim pemeriksa kesehatan serta seluruh peserta CPNS Golongan II dan III. Melalui pemeriksaan tersebut, Pemkab Boltara berupaya memastikan calon ASN yang nantinya mengisi lingkungan pemerintahan daerah memiliki kesiapan yang memadai, baik dari aspek kesehatan maupun psikologis.

Tahapan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membentuk aparatur yang tidak hanya memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga siap menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat secara profesional dan bertanggung jawab.

Share:  
Example 120x600