Example floating
Example floating
AdvertorialDaerahKesehatan

Dinkes P2KB Gorontalo Percepat ORI Campak di Dudepo, Kejar Kekebalan Kelompok

×

Dinkes P2KB Gorontalo Percepat ORI Campak di Dudepo, Kejar Kekebalan Kelompok

Sebarkan artikel ini
ORI Campak
Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo mempercepat pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak di Desa Dudepo sebagai upaya memutus rantai penularan dan membentuk kekebalan kelompok (herd immunity). (Foto: istimewa)

Kontras.id, (Gorontalo Utara) – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo mempercepat pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak di Desa Dudepo sebagai langkah memutus rantai penularan sekaligus membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) di wilayah yang sedang mengalami Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak.

Melalui pelaksanaan ORI, pemerintah menargetkan cakupan imunisasi lebih dari 95 persen pada seluruh kelompok sasaran. Target tersebut dinilai menjadi syarat utama untuk menghentikan penyebaran virus campak dan mencegah munculnya kasus baru.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Erni Nuraini Mansur, mengatakan program ORI dijadwalkan berlangsung selama dua pekan dengan melibatkan tenaga kesehatan serta dukungan lintas sektor.

“Target tersebut merupakan syarat penting untuk membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok sehingga penularan virus campak dapat dihentikan dan risiko munculnya kasus baru dapat ditekan semaksimal mungkin,” terang Erni.

Sementara itu, Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, memberikan perhatian penuh terhadap penanganan KLB Campak di Desa Dudepo. Menurutnya, setiap warga negara berhak memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas tanpa membedakan lokasi tempat tinggalnya.

Karena itu, daerah kepulauan dan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) menjadi perhatian khusus pemerintah agar tidak terjadi kesenjangan akses pelayanan kesehatan, termasuk dalam penanggulangan kejadian luar biasa.

Anang menegaskan, keberhasilan penanganan KLB Campak di Desa Dudepo tidak hanya bergantung pada kesiapan tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan aktif masyarakat dalam menyukseskan pelaksanaan ORI.

“Dengan respons yang cepat, pelayanan yang sesuai standar, dan dukungan masyarakat yang tinggi, pemerintah optimistis penyebaran campak di wilayah tersebut dapat segera dikendalikan sehingga masyarakat kembali terlindungi dari ancaman penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” ujar Anang.

Share:  
Example 120x600