Example floating
Example floating
DaerahHeadlineHukumPemerintahan

Maraknya Ekskavator Beroperasi di PETI, Bupati Gorontalo Desak APH Bertindak Tegas

×

Maraknya Ekskavator Beroperasi di PETI, Bupati Gorontalo Desak APH Bertindak Tegas

Sebarkan artikel ini
Sofyan Puhi
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat diwawancarai awak media usai mengikuti rapat paripurna di DPRD Kabupaten Gorontalo pada Senin, 27 April 2026,(foto Toger/Kontras.id).

Kontras.id, (Gorontalo) – Maraknya aktivitas alat berat di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Boliyohuto Cs mendapat sorotan serius dari Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi. Ia secara tegas meminta aparat penegak hukum (APH) segera mengambil langkah konkret terhadap para pelaku.

Sofyan mengungkapkan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam. Koordinasi dengan APH telah dilakukan guna menertibkan aktivitas ekskavator yang semakin masif di sejumlah titik pertambangan ilegal.

Bahkan, isu tersebut terus menjadi pembahasan dalam rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gorontalo sebagai upaya mencari solusi bersama.

“Saya sudah berkoordinasi dengan APH, untuk ada penertiban alat berat tersebut. Kita setiap rapat dengan Forkopimda sering bahas itu,” ungkap Sofyan kepada awak media usai mengikuti rapat paripurna di DPRD Kabupaten Gorontalo, Senin 27/04/2026.

Ia menekankan bahwa proses penertiban harus dilakukan secara teratur, sistematis, serta tetap mengacu pada aturan yang berlaku. Meski demikian, Sofyan memastikan persoalan ini akan kembali diangkat dalam rapat Forkopimda mendatang guna memastikan langkah penanganan yang lebih efektif.

“Masalahnya itu alat berat, dan itu beroperasi di pertambangan terbuka,” tandas Sofyan.

Baca Juga: Air Sungai Tercemar, PETI Pasir Putih Kabupaten Gorontalo Ancam Sawah Payu dan Helumo
Baca Juga: Aktivitas Ekskavator di PETI Kabupaten Gorontalo Kian Masif, Bihe Aspara Ikut Dibabat

Sebelumnya, aktivitas alat berat di sejumlah titik PETI di Kabupaten Gorontalo dilaporkan semakin tak terkendali. Keberadaan ekskavator terpantau di wilayah PETI Tamaila, Kecamatan Tolangohula, Dusun Pasir Putih Desa Pilomonu, Kecamatan Mootilango, hingga Dusun Daenaa Desa Bihe, Kecamatan Asparaga.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius bagi masyarakat. Kepala Desa Payu, Hasni Tooli, bersama Kepala Desa Helumo, Habri Mahmud, turut menyoroti dampak yang ditimbulkan, khususnya terhadap sektor pertanian dan kebutuhan air bersih warga.

Baca Juga: Ekskavator di PETI Kabupaten Gorontalo Menggila, Aktivis Desak APH Bertindak Tegas

Pencemaran air sungai yang mengalir ke Desa Payu dan Helumo dilaporkan mulai terjadi, diduga kuat akibat aktivitas pertambangan ilegal yang menggunakan alat berat di wilayah tersebut.

Share:  
Example 120x600