Kontras.id, (Gorontalo) – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Gorontalo, Ismail Azis mengeluarkan seruan kepada kalangan pemuda agar berperan aktif menjaga stabilitas keamanan menjelang perayaan Lebaran Ketupat yang akan berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Tingginya aktivitas masyarakat pada momen tersebut dinilai membutuhkan keterlibatan generasi muda untuk memastikan suasana tetap aman dan tertib.
Menurut Ismail, tradisi Lebaran Ketupat sejatinya menjadi ajang mempererat hubungan sosial yang penuh makna dan kebahagiaan. Karena itu, ia mengingatkan agar perayaan ini tidak dicederai oleh tindakan-tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik.
“Atas nama Ketua KNPI, saya mengajak rekan-rekan pemuda dan masyarakat untuk merayakan Lebaran Ketupat dengan cara yang positif. Hindari konsumsi minuman keras, karena mayoritas konflik atau gesekan antarwarga dipicu oleh pengaruh alkohol,” ujar Ismail, Rabu 25/03/2026.
Ia juga menegaskan pentingnya peran pemuda sebagai garda terdepan dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Salah satu bentuk kontribusi nyata adalah dengan ikut mengawasi lingkungan sekitar selama perayaan berlangsung.
“Tidak melakukan balap liar atau menggunakan knalpot brong yang dapat mengganggu kenyamanan warga. Solidaritas sosial menjadikan Lebaran Ketupat sebagai wadah mempererat toleransi dan kerukunan antarumat beragama,” pesan Anggota Tim Pakar DPRD Kabupaten Gorontalo ini.
Lebih lanjut, Ismail berharap adanya kolaborasi antara aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan dalam melakukan pengawasan di sejumlah titik keramaian. Sinergi tersebut diyakini mampu mencegah potensi gangguan keamanan selama perayaan.
“Mari kita tunjukkan bahwa pemuda adalah pilar penjaga kedamaian, bukan sumber keresahan. Selamat merayakan Lebaran Ketupat dengan penuh sukacita dan kedamaian,” tandas Ismail.














