Kontras.id, (Gorontalo) – Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar pertemuan dalam rangka mendukung percepatan penurunan stunting di Provinsi Gorontalo, yang berlangsung di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, Rabu (22/4/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya menekan angka stunting di daerah.
Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Gorontalo, dr. Anang S. Otoluwa, mengatakan penguatan konvergensi menjadi hal penting karena selama ini konsep percepatan penurunan stunting sudah berjalan, namun implementasi di lapangan masih perlu diperkuat.
“Ini adalah perlunya penguatan di tingkat konvergensi. Selama ini konvergensi ini sudah menjadi konsep percepatan penurunan stunting, tetapi di lapangan belum ada yang konkret. Oleh sebab itu hari ini kita melaksanakan pertemuan ini untuk memperkuat,” ujar Anang.
Ia menjelaskan, saat ini dukungan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk kelompok B3 (ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita) mulai menjadi fokus perhatian, sehingga dibutuhkan langkah nyata melalui keterlibatan tenaga gizi dari SPPG dan puskesmas.
“Di lapangan kita lihat dukungan dari MBG untuk kelompok B3 ini sudah mulai jadi fokus, sehingga pada kegiatan lainnya kita juga mengundang ahli gizi dari SPPG dan puskesmas untuk memperkuat upaya intervensi kepada kelompok B3 itu betul-betul menjadi langkah konkret,” jelasnya.
Menurutnya, keberhasilan percepatan penurunan stunting tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Kemudian saat ini kita melakukan pertemuan bersama beberapa stakeholder. Jadi ada dari unsur pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan, kemudian pihak lembaga swadaya masyarakat, PKK, pihak pers, perguruan tinggi, dan pihak usahawan itu dilibatkan dalam forum ini,” pungkasnya.
Melalui pertemuan tersebut, diharapkan upaya percepatan penurunan stunting di Gorontalo semakin terarah, terintegrasi, dan menghasilkan langkah nyata di lapangan.














