Kontras.id, (Manado) – Sekretaris Daerah (Sekda) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Jusnnan C. Mokoginta menghadiri rapat pengamanan pembangunan strategis proyek peningkatan kualitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bolmut melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Batch III Tahun Anggaran 2026, Senin 12/10/2026.
Rapat yang berlangsung di Aula Sam Ratulangi, Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara, Manado, tersebut membahas langkah pengamanan proyek infrastruktur kesehatan yang menjadi salah satu prioritas pembangunan pemerintah daerah.
Jusnan menghadiri rapat itu mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bolmut, Mohammad Aditya Pontoh. Ia turut didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, serta Direktur RSUD Bolmut.
Menurut Jusnan, pengamanan pembangunan strategis diperlukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai ketentuan, memenuhi standar mutu, dan diselesaikan tepat waktu. Pendampingan tersebut juga diharapkan dapat membantu mengantisipasi potensi kendala selama pelaksanaan pekerjaan.
“Atas arahan Plt. Bupati Bolmut, kami berkomitmen mengawal pembangunan peningkatan kualitas RSUD Batch III dengan pendampingan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara. Kami berharap proyek ini berjalan sesuai aturan dan menghasilkan fasilitas kesehatan yang representatif bagi masyarakat,” kata Jusnan.
Melalui pendampingan Kejati Sulut, pemerintah daerah berharap potensi persoalan hukum dapat diidentifikasi sejak dini. Langkah ini sekaligus diarahkan untuk mendorong pelaksanaan proyek yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Peningkatan kualitas RSUD Bolmut melalui program PHTC Batch III diharapkan mampu memperkuat infrastruktur pelayanan kesehatan di daerah. Ketersediaan fasilitas yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang pelayanan medis kepada masyarakat.
Pemerintah daerah juga berharap pelaksanaan proyek tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bolmut, terutama melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan. Karena itu, kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi, ketepatan waktu, serta kepatuhan terhadap regulasi menjadi aspek penting dalam pelaksanaannya.
Keberhasilan proyek ini nantinya diharapkan tidak hanya terlihat dari rampungnya pembangunan, tetapi juga dari peningkatan mutu pelayanan yang dirasakan masyarakat saat mengakses fasilitas kesehatan di RSUD Bolmut.












