Kontras.id, (Boltara) – Sebanyak 37 Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) resmi memulai Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) sebagai bekal menghadapi tugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
Kegiatan yang diselenggarakan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Boltara itu dibuka secara resmi di Hotel Rapika Boroko, Senin 03/08/2026. Diklat ini menjadi tahapan penting dalam membentuk kesiapan fisik, mental, serta karakter para calon pengibar Sang Saka Merah Putih.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Bupati Boltara yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Fadly T. Usup, SE., MM. Acara diawali dengan penyematan kartu tanda peserta serta penyerahan simbolis seragam latihan kepada perwakilan calon anggota Paskibraka.
Sebanyak 37 peserta mengikuti Diklat tahun ini, terdiri dari 18 putra dan 19 putri. Dari jumlah tersebut, empat peserta terpilih mewakili Kabupaten Bolaang Mongondow Utara untuk mengikuti seleksi sekaligus mengemban tugas sebagai Paskibraka tingkat Provinsi Sulawesi Utara, masing-masing dua putra dan dua putri.
Sementara itu, 33 peserta lainnya dipersiapkan untuk menjalankan tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tingkat Kabupaten Boltara pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam sambutannya, Fadly T. Usup menyampaikan apresiasi kepada Kantor Kesbangpol, panitia pelaksana, pelatih, serta unsur TNI dan Polri yang telah mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh dedikasi.
Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil lolos melalui proses seleksi yang objektif, transparan, dan kompetitif hingga mendapat kehormatan sebagai calon anggota Paskibraka Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Tahun 2026.
Menurutnya, pemusatan pendidikan dan pelatihan bukan hanya berfokus pada kemampuan baris-berbaris, melainkan menjadi proses pembentukan karakter generasi muda agar memiliki integritas, disiplin, tanggung jawab, jiwa kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, serta ketangguhan fisik dan mental.
“Paskibraka merupakan simbol semangat nasionalisme dan patriotisme generasi muda. Karena itu, manfaatkan setiap proses pelatihan ini sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang disiplin, berkarakter, dan siap mengemban amanah negara,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemkab Boltara terus berkomitmen membangun sumber daya manusia yang berkualitas melalui pembinaan generasi muda, termasuk melalui program Paskibraka.
Melalui pendidikan dan pelatihan tersebut, para calon Paskibraka diharapkan mampu mengemban amanah dengan penuh kebanggaan, kehormatan, dan tanggung jawab saat mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan pembukaan turut dihadiri Ketua DPRD Boltara, perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Boroko, perwakilan Kapolres Boltara, perwakilan Pabung Kodim 1303/Bolaang Mongondow, para pimpinan OPD, pelatih dan pembina Paskibraka, serta seluruh calon anggota Paskibraka Kabupaten Boltara.










