Example floating
Example floating
AdvertorialDaerahPemerintahan

Sambut Hari Raya Idul Adha, Bupati Boltara Terima Adat Mopohabaru

×

Sambut Hari Raya Idul Adha, Bupati Boltara Terima Adat Mopohabaru

Sebarkan artikel ini
Bupati Boltara
Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena sedang menerima prosesi Adat Mopohabaru yang digelar oleh Aliansi Lembaga Adat Boltara di kediaman pribadinya di Desa Boroko pada Jumat, 20 Mei 2026,(foto Istimewa).

Kontras.id, (Boltara) – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena menerima prosesi Adat Mopohabaru yang digelar oleh Aliansi Lembaga Adat Boltara di kediaman pribadinya di Desa Boroko, Jumat 20/05/2026.

Prosesi adat yang sarat akan nilai budaya dan religius tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna. Tahun ini, Lembaga Adat Bintauna mendapat kepercayaan sebagai penyelenggara kegiatan adat tahunan yang telah menjadi bagian penting dari tradisi masyarakat Boltara.

Dalam prosesi tersebut, disampaikan informasi resmi bahwa Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijah 1447 Hijriah akan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Sementara itu, pelaksanaan Sholat Idul Adha tingkat kabupaten akan dipusatkan di Masjid Agung Baiturrahman Boroko.

Tokoh adat juga mengumumkan susunan petugas pelaksanaan Sholat Ied, yakni Habib Salim Bin Abdurrahman Al Jufri sebagai khotib, Amir Lauma sebagai imam, serta Ismet Tanaio yang bertugas sebagai bilal.

Dalam sambutannya, Bupati Sirajudin Lasena menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Aliansi Lembaga Adat Bolmut yang terus menjaga tradisi leluhur sekaligus menjadi penghubung informasi resmi terkait pelaksanaan Hari Raya Idul Adha di daerah.

“Tradisi Mopohabaru ini bukan sekadar adat, tetapi menjadi simbol kebersamaan, penghormatan terhadap nilai budaya, dan penguatan ukhuwah masyarakat Boltara,” ujar Sirajudin.

Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan Sholat Ied serta penyembelihan hewan kurban di setiap kecamatan diserahkan sepenuhnya kepada para camat untuk dikoordinasikan bersama pemerintah desa dan tokoh agama setempat.

Pada kesempatan itu, Sirajudin turut mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) Boltara kembali menerima bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia (RI) untuk tahun kedua secara berturut-turut. Hewan kurban tersebut dijadwalkan akan disembelih di Kecamatan Bintauna.

Sementara itu, bantuan hewan kurban dari Pemerintah Daerah saat ini tengah didistribusikan ke seluruh kecamatan di Kabupaten Boltara agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Tak hanya itu, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Boltara juga menyerahkan bantuan hewan kurban di setiap kecamatan melalui Bupati kepada para camat untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Boltara, Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK, Kakan Pertanahan, Ketua DMI, pihak Kemenag, para Asisten Sekda, staf ahli bupati, pimpinan OPD, pimpinan organisasi keagamaan, para camat, sangadi, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga tokoh adat se-Boltara.

Prosesi Adat Mopohabaru sendiri menjadi salah satu tradisi penting masyarakat Boltara setiap menjelang hari besar keagamaan. Selain menjadi sarana pemberitahuan resmi, tradisi ini juga menjadi simbol eratnya hubungan antara pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan dan kearifan lokal.

Share:  
Example 120x600