Example floating
Example floating
AdvertorialDaerahKesehatanPemerintahan

Akreditasi RSUD Bintauna Rampung, Layanan Kesehatan Siap Naik Kelas

×

Akreditasi RSUD Bintauna Rampung, Layanan Kesehatan Siap Naik Kelas

Sebarkan artikel ini
RSUD Bintauna
Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Boltara dan Jajaran RSUD Bintauna berpose bersama tim surveior Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), (foto Istimewa).

Kontras.id, (Boltara) – Proses akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), akhirnya resmi rampung, Jumat, 24/04/2026.

Tahapan penilaian yang berlangsung selama tiga hari tersebut menjadi penutup dari rangkaian panjang evaluasi mutu layanan kesehatan di rumah sakit itu.

Selama proses berlangsung, tim surveyor melakukan penilaian menyeluruh terhadap berbagai aspek krusial, mulai dari standar pelayanan medis, keselamatan pasien, hingga sistem manajemen rumah sakit. Selain itu, kesiapan sumber daya manusia dan kelengkapan fasilitas pendukung juga menjadi bagian penting dalam proses evaluasi.

Setiap unit pelayanan di RSUD Bintauna tak luput dari pemeriksaan detail. Prosedur operasional, sistem administrasi, hingga praktik pelayanan langsung kepada pasien ditinjau secara ketat.

Hari terakhir pelaksanaan menjadi momen penutup seluruh tahapan survei sekaligus penentuan akhir sebelum hasil resmi diumumkan. Rampungnya proses akreditasi ini tidak sekadar menjadi agenda administratif semata, melainkan indikator penting dalam memastikan kualitas layanan kesehatan yang aman, profesional, dan sesuai standar nasional.

Dengan selesainya tahapan tersebut, RSUD Bintauna kini selangkah lebih dekat untuk meningkatkan standar pelayanan kesehatan, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta membuka peluang kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Selama tiga tahun terakhir, RSUD Bintauna yang sebelumnya berstatus RS Pratama telah menjadi tumpuan utama masyarakat, khususnya di wilayah Bintauna dan sekitarnya.

Apabila hasil akreditasi nantinya dinyatakan memenuhi standar, RSUD Bintauna diproyeksikan menjadi salah satu fasilitas kesehatan strategis di Boltara. Hal ini sekaligus membuka peluang peningkatan status layanan serta perluasan cakupan pelayanan medis bagi masyarakat.

Meski demikian, publik masih menantikan hasil resmi dari lembaga akreditasi sebagai penentu akhir. Apapun hasilnya, proses ini menjadi bukti keseriusan manajemen rumah sakit dalam melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas layanan.

Manajemen RSUD Bintauna menegaskan bahwa akreditasi bukanlah garis akhir, melainkan titik awal untuk terus berbenah dan berkembang.
Direktur RSUD Bintauna melalui Kasubag Tata Usaha, Meigy Eva Tone, menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi dari tim surveyor Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS).

Pembenahan akan difokuskan pada peningkatan standar pelayanan, penguatan kompetensi tenaga medis dan keperawatan, serta optimalisasi fasilitas penunjang.

“Kami berkomitmen untuk terus berbenah demi memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujar Eva.

Baca Juga: RS Pratama Bintauna Diuji, Akreditasi Tiga Hari Dimulai

Selain itu, pihak rumah sakit juga akan memperkuat budaya kerja profesional serta meningkatkan kedisiplinan seluruh jajaran. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga konsistensi mutu layanan agar tidak hanya memenuhi standar, tetapi juga terus meningkat secara berkelanjutan.

Manajemen berharap dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat tetap terjalin agar upaya peningkatan layanan kesehatan dapat berjalan optimal. Dengan berbagai pembenahan yang dilakukan, RSUD Bintauna diharapkan mampu menjadi rumah sakit yang terpercaya sekaligus rujukan utama di wilayah Boltara.

“Akreditasi ini menjadi pijakan awal bagi kami untuk terus berkembang dan memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tandas Eva.

Share:  
Example 120x600