Kontras.id, (Bone Bolango) – Dugaan penggerebekan sebuah gudang yang disebut menyimpan ribuan karung batu hitam atau black stone di Desa Dumbaya Bulan, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango hingga kini masih menyisakan tanda tanya.
Informasi yang diterima Kontras.id, gudang tersebut didatangi aparat gabungan Polda Gorontalo bersama Polres Bone Bolango pada Senin 5 Oktober 2026 sekitar pukul 01.00 WITA. Operasi yang berlangsung dini hari itu disebut menyasar lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan ribuan karung black stone.
Dari informasi yang beredar, polisi menemukan sekitar 3.000 karung batu hitam yang tersimpan di dalam gudang. Setelah operasi tersebut, lokasi gudang dikabarkan langsung dipasangi garis polisi.
Namun, belum diketahui secara pasti status barang yang ditemukan, asal-usul black stone tersebut, maupun pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan ribuan karung itu.
Kontras.id kemudian berupaya meminta penjelasan langsung kepada Kapolres Bone Bolango, AKBP Supriantoro melalui pesan WhatsApp pada Senin 5 Oktober 2026. Konfirmasi tersebut dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi sekaligus mengetahui hasil operasi di lokasi.
Namun hingga berita ini ditulis pada Selasa (06/10/2026), Kapolres Bone Bolango belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi tersebut.
Konfirmasi juga dilakukan kepada Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Gorontalo, Kombes Pol. M. Sagala. Saat dihubungi, Sagala mengatakan pihaknya masih melakukan koordinasi untuk memastikan informasi terkait penggerebekan tersebut.
“Mohon waktu kami check bapak,” kata Sagala singkat pada Senin, 5 Oktober 2026.
Baca Juga:
Polda Gorontalo Diduga Gerebek Gudang Batu Hitam, Kabarnya 3.000 Karung Diamankan
Sikap menunggu dari pihak kepolisian membuat sejumlah informasi terkait operasi tersebut belum memperoleh kejelasan resmi. Termasuk apakah benar terdapat sekitar 3.000 karung black stone, apakah seluruh barang telah diamankan, serta apakah ada pihak yang dibawa atau diperiksa aparat.
Hingga kini, Polda Gorontalo maupun Polres Bone Bolango belum memberikan keterangan resmi mengenai hasil penggerebekan tersebut. Kontras.id masih menunggu penjelasan kepolisian untuk memastikan rangkaian informasi yang beredar dan status hukum dari temuan black stone tersebut.












