Example floating
Example floating
AdvertorialDaerahPemerintahan

19 Akseptor Dilayani di Buko Saat Hari Kontrasepsi Sedunia Boltara

×

19 Akseptor Dilayani di Buko Saat Hari Kontrasepsi Sedunia Boltara

Sebarkan artikel ini
Pemkab Boltara
Pegawai PPKBPPPA Boltara sedang melalakukan pelayanan kontrasepsi di Puskesmas Buko, Kecamatan Pinogaluman pada Selasa, 15 September 2026,(foto Istimewa).

Kontras.id, (Boltara) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Utara (Boltara) memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia dengan menggelar pencanangan pelayanan kontrasepsi tingkat kabupaten di Puskesmas Buko, Kecamatan Pinogaluman, Selasa 15/09/2026.

Kegiatan yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) Boltara tersebut melibatkan Pemerintah Kecamatan Pinogaluman, Puskesmas Buko serta Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).

Pencanangan itu menjadi bagian dari rangkaian pelayanan kontrasepsi yang berlangsung di sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) se-Kabupaten Boltara. Program tersebut dijadwalkan berlangsung sejak 7 September hingga 7 Oktober 2026.

Khusus di Puskesmas Buko, sebanyak 19 akseptor tercatat menerima pelayanan kontrasepsi. Pelayanan tersebut meliputi satu akseptor IUD, satu akseptor suntik, sembilan pemasangan implan, serta delapan akseptor bongkar pasang implan.

Kepala Dinas PPKBPPPA Boltara, Yani Lasama SKM, mengatakan Hari Kontrasepsi Sedunia menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga sebagai bagian dari pembangunan keluarga yang berkualitas.

Ia menjelaskan, kontrasepsi tidak hanya berkaitan dengan pengaturan kelahiran. Lebih dari itu, program tersebut memberikan ruang bagi setiap pasangan untuk merencanakan kehamilan secara sehat, aman dan bertanggung jawab sesuai kondisi serta kebutuhan keluarga.

Menurutnya, pemahaman tersebut penting terus disampaikan kepada masyarakat agar perencanaan kehidupan berkeluarga dapat dilakukan secara matang dan disesuaikan dengan kemampuan serta kondisi masing-masing keluarga.

Senada dengan hal tersebut, Camat Pinogaluman mengajak masyarakat, termasuk para pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boltara, agar tidak ragu memanfaatkan program keluarga berencana.

Ajakan itu sekaligus menjadi pengingat bahwa perencanaan keluarga bukan hanya persoalan individu, melainkan membutuhkan kesadaran dan tanggung jawab bersama.

“Berencana itu keren,” menjadi pesan penutup yang disampaikan Camat Pinogaluman dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Pinogaluman, Kepala Puskesmas Buko, Sangadi Tombiulang Timur, PLKB, para bidan Puskesmas Buko dan Puskesmas Tuntung, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Boltara, serta para akseptor penerima pelayanan.

Melalui rangkaian pelayanan yang berlangsung hingga 7 Oktober 2026, Pemkab Boltara berharap semakin banyak pasangan usia subur memperoleh informasi sekaligus akses terhadap pelayanan kontrasepsi yang tepat. Upaya tersebut diharapkan mendukung perencanaan keluarga yang sehat, aman dan bertanggung jawab.

Share:  
Example 120x600