Kontras.id, (Kabupaten Gorontalo) – Nuansa adat Gorontalo mengiringi kedatangan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dikdasmen) Republik Indonesia, Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A., dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Gorontalo, Selasa 18/8/2026.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo memilih prosesi adat Mopotilolo sebagai bentuk penghormatan terhadap kedatangan pejabat pemerintah pusat tersebut. Prosesi berlangsung di Rumah Dinas Bupati Gorontalo dengan suasana khidmat dan penuh kekeluargaan.
Mopotilolo sendiri merupakan salah satu tradisi adat Gorontalo yang lazim dilakukan ketika menyambut tamu kehormatan. Tradisi ini tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi juga merepresentasikan penghormatan, doa serta harapan agar perjalanan tamu selama berada di Gorontalo berlangsung aman dan mendapat restu adat.
Penyambutan tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana unsur kebudayaan lokal tetap ditempatkan dalam berbagai agenda pemerintahan. Identitas adat dan urusan pembangunan berjalan beriringan dalam menyambut kehadiran pemerintah pusat di daerah.
Setelah mengikuti prosesi adat, Wamen Dikdasmen RI bersama Wakil Bupati (Wabup) Gorontalo Tonny S. Junus melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi SDN 1 Limboto di Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto.
Sekolah yang juga dikenal masyarakat dengan nama SDN 1 Kayubulan itu menjadi salah satu satuan pendidikan yang masuk dalam perhatian pemerintah melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan.
Program tersebut diarahkan untuk mendukung tersedianya fasilitas pendidikan yang lebih memadai sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung dalam suasana yang aman, nyaman dan layak.
Pelaksanaannya di Kabupaten Gorontalo pun menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga sekolah.
Wabup Gorontalo Tonny Junus mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pendidikan di Kabupaten Gorontalo. Ia menilai dukungan tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus melakukan pembenahan terhadap kualitas pelayanan pendidikan.
“Pemerintah Kabupaten Gorontalo menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kehadiran Bapak Wamen menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah,” ujar Tonny.
Menurutnya, pembangunan pendidikan tidak cukup hanya berbicara mengenai kegiatan akademik di ruang kelas. Infrastruktur serta kondisi lingkungan sekolah juga menjadi faktor penting dalam menciptakan ruang belajar yang mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Kunjungan Wamen Dikdasmen RI tersebut pun menjadi momentum bagi Pemkab Gorontalo untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus diarahkan pada peningkatan mutu pendidikan sekaligus pemenuhan kebutuhan satuan pendidikan di daerah.














