Kontras.id, (Gorontalo) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo mengawali rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar kegiatan Car Free Day (CFD) yang dipadukan dengan Gerakan Pembagian 1.000 Bendera Merah Putih kepada masyarakat, Minggu 02/08/2026.
Kawasan Menara Pakaya menjadi pusat pelaksanaan kegiatan yang dihadiri langsung Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, Wakil Bupati H. Tonny S. Junus, Sekretaris Daerah Sugondo Makmur, Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan OPD, para camat, hingga organisasi perempuan di lingkungan Pemkab Gorontalo.
Dalam sambutannya, Bupati Sofyan Puhi mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan bulan Agustus sebagai waktu untuk memperkuat semangat kebangsaan. Menurutnya, peringatan hari kemerdekaan tidak semestinya berhenti pada seremoni, tetapi harus menjadi pengingat atas perjuangan para pahlawan sekaligus mempertebal rasa cinta terhadap Indonesia.
“Peringatan Hari Proklamasi ini kami harapkan tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada bangsa dan negara, sekaligus menghargai jasa para pejuang kemerdekaan,” ujar Sofyan.
Pada momentum tersebut, pemerintah daerah menyalurkan sebanyak 1.000 lembar Bendera Merah Putih kepada masyarakat. Bantuan itu terdiri dari bendera berukuran standar untuk rumah maupun bendera kecil yang dapat dipasang pada kendaraan.
Sofyan juga menginstruksikan aparatur sipil negara (ASN) agar menjadi contoh dalam menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI dengan memastikan masyarakat di lingkungan masing-masing mengibarkan Sang Saka Merah Putih selama bulan Agustus.
Ia menegaskan, bendera yang diterima ASN tidak diperuntukkan bagi kepentingan pribadi. Sebaliknya, bendera tersebut diharapkan disalurkan kepada warga yang belum memiliki bendera atau masih menggunakan bendera yang sudah tidak layak.
“ASN harus menjadi teladan. Bendera yang dibagikan hari ini hendaknya diberikan kepada warga sekitar yang belum memiliki bendera atau yang benderanya sudah usang. Saya juga meminta para camat mendata sekaligus melaporkan tingkat kesadaran masyarakat maupun ASN dalam mengibarkan bendera Merah Putih di wilayah masing-masing,” tegas Sofyan.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa semarak HUT ke-81 RI di Kabupaten Gorontalo akan diisi dengan beragam agenda yang melibatkan pemerintah daerah hingga pemerintah desa. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut akan ditutup dengan pelaksanaan Upacara Detik-Detik Proklamasi pada 17 Agustus 2026 sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan serta penguatan semangat persatuan bangsa.














