Kontras.id, (Gorontalo) – Komisi II DPRD Kabupaten Gorontalo menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk membahas sekaligus mengevaluasi program kegiatan tahun 2026, Selasa 19/05/2026.
Rapat yang berlangsung di Ruang Komisi II DPRD Kabupaten Gorontalo itu dipimpin langsung Ketua Komisi II, Arifin Kilo dan dihadiri sejumlah anggota komisi dan jajaran pimpinan Bapenda KabupatenGorontalo.
Arifin Kilo menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap program kerja Bapenda agar target peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat tercapai secara maksimal.
Menurutnya, Bapenda memiliki peran strategis dalam menopang pembangunan daerah melalui optimalisasi sektor pendapatan, sehingga setiap program harus dirancang secara terukur, efektif, dan berdampak nyata.
“Pendapatan daerah menjadi salah satu fondasi utama jalannya pembangunan. Karena itu, kami ingin memastikan seluruh program Bapenda tahun 2026 benar-benar fokus pada peningkatan PAD dan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujar Arifin.
Ia menekankan bahwa evaluasi bukan sekadar melihat capaian angka, tetapi juga menilai efektivitas strategi yang diterapkan, termasuk berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
“Komisi II ingin mengetahui sejauh mana inovasi yang telah dilakukan Bapenda dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan memperluas potensi sumber-sumber pendapatan baru,” tegas Arifin.
Arifin juga mendorong Bapenda agar terus memperkuat digitalisasi layanan, sehingga masyarakat lebih mudah dalam memenuhi kewajiban perpajakan sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan pendapatan daerah.
Menurutnya, pelayanan yang cepat, mudah, dan akuntabel akan berdampak langsung pada meningkatnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi.
“Kepercayaan publik harus dibangun melalui pelayanan yang profesional. Jika masyarakat merasa dipermudah, maka kepatuhan akan tumbuh dengan sendirinya,” kata Arifin.
Komisi II DPRD Kabupaten Gorontalo akan terus mengawal dan mendukung langkah-langkah strategis Bapenda agar target pendapatan daerah tahun 2026 dapat tercapai demi mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.














