Kontras.id, (Boltara) – Langkah awal menuju birokrasi yang lebih profesional resmi dimulai. Wakil Bupati (Wabup) Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Moh. Aditya Pontoh, S.I.P., membuka secara langsung Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2026 di Badan Pengembangan SDM Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Senin 27/04/2026.
Suasana pembukaan berlangsung khidmat namun penuh semangat. Sebanyak 268 peserta CPNS terlihat siap mengikuti rangkaian pelatihan yang akan membentuk karakter mereka sebagai abdi negara. Dari jumlah tersebut, terdiri atas 77 laki-laki dan 191 perempuan.
Dalam sambutannya, Wabup menegaskan bahwa pelaksanaan Latsar tahun ini tidak lagi mengandalkan pola konvensional semata. Pemerintah mengadopsi metode blended learning, yakni pendekatan pembelajaran yang menggabungkan sistem mandiri, daring, dan tatap muka.
“Model pembelajaran ini menjadi solusi efektif dalam membentuk ASN yang efisien, adaptif, dan tetap berpegang pada nilai-nilai dasar pelayanan publik,” tegas Aditya.
Pendekatan ini dinilai penting agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang terus bergerak cepat.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa aparatur sipil negara (ASN) dituntut untuk tidak lagi bekerja secara monoton. Perubahan zaman yang dinamis mengharuskan ASN lebih responsif, inovatif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Tidak ada lagi kerja yang hanya itu-itu saja. ASN harus bergerak, berinovasi, dan menghadirkan pelayanan prima,” ujar Aditya.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa reformasi birokrasi harus dijalankan secara nyata dan berkelanjutan, bukan sekadar slogan.
Melalui Latsar ini, peserta diharapkan tidak hanya memahami tugas pokok dan fungsi sebagai aparatur negara, tetapi juga membangun karakter yang kuat, mulai dari kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, hingga integritas.
Wabup juga mengingatkan bahwa ASN merupakan representasi pemerintah di tengah masyarakat. Oleh karena itu, sikap dan kualitas pelayanan yang diberikan akan sangat menentukan tingkat kepercayaan publik.
“ASN harus cerdas, terampil, bersih, dan sadar akan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat,” kata Aditya.
Kegiatan pembukaan turut dihadiri sejumlah pejabat penting di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, di antaranya Plt. Kepala BPSDM Sulut Dr. Franky A. Tintingon, S.STP., M.Si., Inspektur Provinsi Sulut Dr. Jemmy Stani Kumendong, M.Si., Kepala Bappeda Sulut Dr. Elvira Katuuk, ST., ME, serta Kepala BKPSDM Boltara Khristanto Nani, S.STP., MH.
Kehadiran para pejabat tersebut menegaskan komitmen bersama dalam mencetak aparatur sipil negara yang berkualitas, khususnya di Boltara.
Latsar CPNS bukan sekadar agenda formal, melainkan pintu awal menuju perubahan birokrasi. Di tangan 268 peserta ini, masa depan pelayanan publik Boltara akan ditentukan—apakah tetap berjalan biasa, atau melahirkan lompatan perubahan yang nyata.
Wabup Boltara Buka Latsar CPNS 2026, 268 Peserta Siap Dibentuk
Redaksi2 min baca
Share:














