Kontras.id, (Gorontalo) – Kehadiran bangunan pelindung ombak di wilayah pesisir Biluhu, Kabupaten Gorontalo, disambut hangat oleh warga yang tinggal di kawasan tersebut. Proyek ini dinilai membawa dampak nyata dalam menjaga permukiman dari ancaman gelombang tinggi.
Masyarakat yang bermukim di sepanjang pesisir mengaku kini merasa lebih tenang. Tidak hanya melindungi rumah dari abrasi laut, infrastruktur ini juga mendukung aktivitas nelayan menjadi lebih aman dan lancar.
“Kami bersyukur atas pembangunan ini. Sekarang kami tidak lagi khawatir rumah kami diterjang ombak besar seperti dulu,” ujar Iton Popa, perwakilan warga setempat, Senin 05/05/2025.
Meski merasakan manfaat besar, Iton menyayangkan adanya komentar dari pihak luar yang menurutnya tidak sesuai dengan kenyataan. Ia menilai pernyataan tersebut bisa berpengaruh buruk terhadap kelanjutan proyek di masa mendatang.
“Kami merasa terganggu dengan komentar-komentar yang datang dari orang yang tidak tinggal di sini. Jangan sampai itu menghambat rencana pembangunan lanjutan yang masih sangat kami butuhkan,” ungkap Iton.
Biluhu dikenal memiliki garis pantai yang panjang, dengan banyak rumah warga yang berdiri nyaris di bibir laut. Kondisi ini menuntut adanya perlindungan berkelanjutan terhadap potensi bencana pesisir.
Sebagai bentuk apresiasi, warga berencana mengunjungi kantor Balai Wilayah Sungai (BWS). Mereka ingin secara langsung menyampaikan ucapan terima kasih dan harapan agar kebutuhan masyarakat Biluhu tetap menjadi perhatian ke depan.
Masyarakat berharap proyek serupa terus berlanjut untuk menciptakan kawasan pesisir yang aman dan mendukung kesejahteraan jangka panjang.














