Kontras.id, (Gorontalo) – Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Peternakan dan Perkebunan menyalurkan bantuan sebanyak 128 ekor bibit sapi kepada peternak di empat kabupaten. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memperkuat sektor peternakan sekaligus mendorong peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Bantuan tersebut didistribusikan ke empat kabupaten, masing-masing Kabupaten Gorontalo sebanyak 56 ekor, Kabupaten Boalemo 36 ekor, Kabupaten Gorontalo Utara 22 ekor, dan Kabupaten Pohuwato sebanyak 14 ekor.
Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Provinsi Gorontalo, Ramdhan Pade, mengatakan program bantuan bibit sapi merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh para penerima sehingga mampu berkembang biak dan menjadi sumber penghasilan berkelanjutan bagi keluarga peternak.

“Bantuan ini bukan sekadar memberi, tapi adalah investasi untuk masa depan keluarga peternak. Kami berharap bibit ini dirawat dengan baik, berkembang biak, dan menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan. Sektor peternakan adalah salah satu pilar ketahanan pangan dan ekonomi daerah kita,” ujar Ramdhan.
Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Averus Zainuddin, menegaskan pentingnya pengelolaan bantuan secara tepat agar manfaat program tersebut dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Menurutnya, pemerintah juga akan terus melakukan pendampingan kepada peternak penerima bantuan agar bibit sapi yang disalurkan dapat berkembang dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan populasi ternak di Gorontalo.
“Kami berharap peternak penerima dapat memanfaatkan bibit ini secara optimal. Kami juga akan terus mendampingi, sehingga bantuan ini tidak berhenti di satu kali pemberian, tapi terus tumbuh dan meningkatkan populasi sapi di Gorontalo secara berkelanjutan,” ungkap Averus.
Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap sektor peternakan semakin berkembang, sekaligus menjadi salah satu penopang ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.








