Example floating
Example floating
DaerahHukum

Kapolres Boltara Gandeng Pengadilan Agama, Perkuat Akses Hukum yang Aman

×

Kapolres Boltara Gandeng Pengadilan Agama, Perkuat Akses Hukum yang Aman

Sebarkan artikel ini
Kantor Agama Boltara
Kapolres Boltara AKBP Andhika Fitransyah, dan PJU Polres berpose bersama jajaran Kantor Pengadilan Agama Boroko pada Jumat, 14 Agustus 2026,(foto Istimewa).

Kontras.id, (Boltara) – Polres Bolaang Mongondow Utara (Boltara) terus memperkuat sinergi dengan lembaga peradilan untuk memastikan proses hukum berlangsung aman, tertib, dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat.

Komitmen tersebut ditunjukkan Kapolres Boltara AKBP Andhika Fitransyah, bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Boltara melalui kunjungan silaturahmi ke Kantor Pengadilan Agama Boroko, Jumat 14/08/2026.

Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 09.30 WITA itu tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi. Pertemuan tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antarlembaga, terutama dalam menjaga keamanan serta kelancaran proses hukum.

Kapolres Boltara hadir didampingi Wakapolres Kompol Abdulrahman Faudzi, Kabag Ren AKP Jefry Deu, Kasat Intelkam AKP Bertje Sony Mantiri, Kasi Propam Iptu Herdi S. Hamani, Pamapta Ipda Billy Egel Hermanus, serta Plh. Kapolsek Kaidipang Iptu Evriadi Katili.

Rombongan disambut langsung Ketua Pengadilan Agama Boroko Kartiningsi Dako, bersama para hakim dan jajaran pegawai.

Dalam suasana penuh keakraban, pertemuan diisi dengan perkenalan jajaran PJU Polres Boltara sekaligus pembahasan sejumlah hal strategis. Di antaranya penguatan koordinasi keamanan, pencegahan potensi gangguan, penerapan hukum, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kapolres Boltara menegaskan bahwa kehadiran kepolisian tidak semata-mata dibutuhkan ketika terjadi gangguan keamanan. Polri, kata dia, juga memiliki tanggung jawab memastikan masyarakat dapat menjalani setiap tahapan proses hukum dengan aman dan nyaman.

“Polri tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan keamanan. Kami juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh proses hukum dapat berjalan dengan aman, tertib, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat. Karena itu, komunikasi dan koordinasi dengan Pengadilan Agama harus terus dibangun,” ujar Andhika.

Menurutnya, perkara yang berkaitan dengan persoalan keluarga memiliki tingkat sensitivitas tersendiri. Kondisi tersebut membutuhkan koordinasi yang kuat serta langkah pencegahan agar persoalan hukum tidak melebar menjadi konflik di tengah masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat yang datang untuk mencari keadilan mendapatkan perlindungan dan rasa aman. Sengketa keluarga jangan sampai berkembang menjadi konflik horizontal. Dengan koordinasi yang baik, potensi gangguan dapat dicegah sejak dini,” kata Andhika.

Bagi Polres Boltara, komunikasi lintas institusi menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan kepolisian yang lebih responsif. Sinergi tersebut juga menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat menghambat proses hukum.

Kolaborasi dengan Pengadilan Agama diharapkan mampu menciptakan lingkungan peradilan yang aman dan kondusif. Dengan begitu, masyarakat yang sedang menjalani proses hukum dapat memperoleh pelayanan secara optimal tanpa dihantui persoalan keamanan.

Ketua Pengadilan Agama Boroko bersama jajaran menyambut positif kunjungan tersebut. Sinergi antara kepolisian dan lembaga peradilan dinilai penting untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang tengah mencari keadilan.

Kunjungan ini sekaligus mempertegas komitmen Polres Boltara membangun kolaborasi dengan berbagai institusi. Bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memastikan pelayanan hukum dapat berlangsung aman, tertib, profesional, dan berkeadilan.

Share:  
Example 120x600