Example floating
Example floating
AdvertorialDaerahKesehatan

Rancang Kebutuhan Tenaga Kesehatan, Dinkes P2KB Gorontalo Gelar Pertemuan SDMK 2026

×

Rancang Kebutuhan Tenaga Kesehatan, Dinkes P2KB Gorontalo Gelar Pertemuan SDMK 2026

Sebarkan artikel ini
SDM Kesehatan
Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, saat memberikan sambutan pada kegiatan koordinasi penyiapan data SDMK dan rencana kebutuhan SDMK tingkat Provinsi Gorontalo tahun 2026 di Hotel Aston, Kota Gorontalo, Selasa (14/4/2026). (Foto: Alfarisi Ali/Kontras.id)

Kontras.id, (Kota Gorontalo) – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan koordinasi penyiapan data Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) dan data rencana kebutuhan (renbut) SDMK tingkat provinsi tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Aston, Kota Gorontalo, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh para perencana SDM kesehatan dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo, dengan tujuan menyelaraskan data serta memperkuat perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan secara berkelanjutan.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, dalam sambutannya menegaskan pentingnya validitas dan pembaruan data dalam mendukung perencanaan SDM kesehatan.

“Pertemuan ini sangat penting untuk kita semua, agar data ketenagaan atau data SDM benar-benar valid, di lapangan bisa kita cek bersama keberadaannya atau keterbaruannya paling penting. Data yang valid, data yang terupdate sangat penting buat kita dalam menyusun perencanaan kebutuhan SDM Kesehatan,” ujarnya

Ia juga berharap kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih empat hari ini dapat menghasilkan perencanaan yang tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga jangka panjang.

“Yang hadir disini adalah perencana SDM, maka kami berharap pada pertemuan kurang lebih empat hari ini betul-betul dapat melahirkan output, yaitu perencanaan kesehatan yang bukan hanya sampai satu atau dua tiga tahun kedepan, tetapi diharapkan bisa bersifat jangka panjang,” tambahnya.

Selain itu, Anang menyampaikan apresiasi kepada narasumber yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Oleh karena itu kami berterima kasih sekali kepada Dokter Takdir selaku pemateri pada hari ini, karena beliau nanti akan memaparkan kepada kita contoh bagaimana menyusun rencana tenaga kerja dengan mengambil kasus kebutuhan dokter spesialis di Gorontalo,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tersusun data SDMK yang akurat dan rencana kebutuhan tenaga kesehatan yang komprehensif guna mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di Provinsi Gorontalo.

Share:  
Example 120x600