Example floating
Example floating
AdvertorialDaerahKesehatanPemerintahan

CFD ASN Kabupaten Gorontalo Kembali Digelar, Perkuat Kesehatan dan UMKM Daerah

×

CFD ASN Kabupaten Gorontalo Kembali Digelar, Perkuat Kesehatan dan UMKM Daerah

Sebarkan artikel ini
Pemkab Gorontalo
Kegiatan Car Free Day (CFD) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo di Taman Limboto pada Minggu, 3 April 2026,(foto Humas Pemkab).

Kontras.id, (Gorontalo) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo kembali menghidupkan kegiatan Car Free Day (CFD) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah momentum Idul Fitri.

Kegiatan ini disambut antusias, meski kini pelaksanaannya tidak lagi setiap pekan, melainkan dijadwalkan satu kali dalam sebulan pada awal bulan.

Perubahan pola pelaksanaan tersebut merupakan arahan langsung Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi. Kebijakan ini diambil untuk menjaga keseimbangan antara optimalisasi kinerja ASN dengan efisiensi program pemerintah daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, menilai partisipasi ASN dalam CFD terbaru ini mencerminkan dukungan kuat terhadap kebijakan pimpinan daerah. Keterlibatan aktif dari pimpinan OPD hingga staf disebut menjadi indikator komitmen bersama.

“Alhamdulillah, pimpinan OPD hingga staf ASN sangat mendukung instruksi Bupati. Antusiasme hari ini menjadi bukti bahwa ASN memiliki loyalitas dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawabnya,” ujar Sugondo.

Ia menjelaskan, CFD tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi bagian dari inisiatif “ASN Sehat” yang bertujuan menjaga kondisi fisik sekaligus mental para aparatur. Beragam kegiatan seperti senam massal, jalan santai, hingga aktivitas rekreatif lainnya turut memperkuat kebersamaan.

“Jika ASN sehat, maka akan lahir pikiran yang sehat. Dari situ akan muncul ide dan gagasan cerdas untuk mendorong Kabupaten Gorontalo yang berkemajuan, berkelanjutan, dan berdaya saing,” kata Sugondo.

Selain fokus pada kesehatan ASN, pemerintah daerah juga tetap memberikan perhatian serius terhadap sektor ekonomi, khususnya pelaku UMKM. Meski CFD tidak lagi digelar mingguan, kesempatan usaha tetap tersedia melalui program coffee street yang berlangsung setiap malam di sejumlah lokasi strategis.

Menurut Sugondo, kebijakan ini justru membuka peluang yang lebih stabil bagi pelaku UMKM untuk menjalankan usahanya secara berkelanjutan.

“UMKM tidak lagi bergantung pada CFD mingguan. Dengan adanya coffee street setiap malam, mereka memiliki ruang usaha yang berkelanjutan sehingga tetap eksis dan bahkan berpotensi meningkatkan pendapatan,” jelas Sugondo.

Ia menambahkan, perubahan frekuensi CFD tidak mengurangi manfaat kegiatan tersebut bagi masyarakat luas, karena aktivitas serupa tetap bisa dinikmati setiap hari Minggu. Sugondo menegaskan bahwa CFD memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Car Free Day ini penting untuk kita semua. ASN sehat menjadi fondasi bagi terwujudnya Kabupaten Gorontalo yang maju dan berkelanjutan,” tandas Sugondo.

Share:  
Example 120x600