Kontras.id, (Pohuwato) – Yayasan Rakyat Tunas Indonesia Maju (YR TIM) resmi mengakhiri misi pendistribusian air bersih bagi masyarakat terdampak kemarau panjang di Kabupaten Pohuwato. Selama 55 hari, yayasan tersebut berhasil menyalurkan sebanyak 667.100 liter air bersih ke empat kecamatan.
Penghentian distribusi dilakukan setelah wilayah Kabupaten Pohuwato mulai diguyur hujan dengan intensitas tinggi pada Ahad (8/11/2026). Turunnya hujan menjadi kabar baik bagi masyarakat yang selama ini menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang.
Koordinator YR TIM, Jufrin Harun, mewakili Ketua Yayasan Yosar Ruiba, menyampaikan bahwa keputusan mengakhiri pendistribusian air bersih diambil dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi cuaca, khususnya hujan deras yang mulai mengguyur Kecamatan Marisa.
“Alhamdulillah, setelah 55 hari menjalankan pelayanan distribusi air bersih, hari ini kami memutuskan untuk mengakhirinya. Hujan deras yang turun di Kecamatan Marisa pada 8 November menjadi kabar baik bagi masyarakat yang selama ini menghadapi kesulitan air bersih,” kata Jufrin.
Selama 55 hari pelaksanaan misi kemanusiaan tersebut, YR TIM menjangkau masyarakat terdampak kekeringan di empat kecamatan, yakni Marisa, Buntulia, Duhiadaa, dan Dengilo.
Total 667.100 liter air bersih yang berhasil disalurkan merupakan hasil pelayanan yang dilakukan secara konsisten untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat selama musim kemarau.
Jufrin juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan serta mengambil bagian dalam gerakan kemanusiaan tersebut.
Menurutnya, keberhasilan pendistribusian air bersih selama 55 hari tidak terlepas dari kepedulian dan semangat kolaborasi berbagai pihak.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membersamai perjuangan ini. Selama 55 hari, kita membuktikan bahwa kepedulian tidak cukup hanya disampaikan melalui kata-kata, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata,” ucapnya mewakili Ketua Yayasan.
Berakhirnya distribusi air bersih tersebut sekaligus menandai penutup perjalanan pelayanan YR TIM selama masa kekeringan di Kabupaten Pohuwato.
Jufrin berharap hujan yang mulai turun dapat terus berlanjut sehingga ketersediaan air bersih dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.
“Kami berharap hujan yang telah turun dapat terus berlanjut sehingga ketersediaan air bersih dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal,” harapnya.














