Example floating
Example floating
DaerahPemerintahanPeristiwa

Bupati Gorontalo Dinobatkan Jadi Ayah GenRe Provinsi Gorontalo

×

Bupati Gorontalo Dinobatkan Jadi Ayah GenRe Provinsi Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Nelson Pomalingo
Foto : Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo saat dinobatkan sebagai ayah GenRe Provinsi Gorontalo, Rabu (06/01),(foto Riri/Humas).

Kontras.id (Kabupaten Gorontalo) -Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo dinobatkan sebagai ayah GenRe (Generasi Berencana) tingkat Provinsi Gorontalo pada kegiatan temu kerja kader IMP (PPKBD Sub PPKBD) tingkat Kabupaten Gorontalo, Di Hotel Milana, Kecamatan Limboto, Rabu 06/01/2021.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan Pengukuhan Bunda GenRe Kabupaten Gorontalo, serta Forum GenRe tingkat Kabupaten Gorontalo. Selain Bupati, Ketua TP PKK Kabupaten Gorontalo, Fory Naway juga dinobatkan sebagai Bunda GenRe Kabupaten Gorontalo.

Example 300x600

Bupati Gorontalo ditemui usai kegitan mengatakan, masalah kependudukan sangat strategi dalam pembangunan. Karena itu ia mengapresiasi kegiatan dilaksanakan diawal tahun yang bertepatan dengan penyusunan RPJMD 2021-2026.

“Kependudukan adalah subjek dan objek dari pembangunan, sehingga pengendaliannya baik kualitas, kuantitas, maupun mobilitas harus diperhatikan,” tegas Bupati.

Selain itu, Nelson Pomalingo juga memberikan apresiasi atas terbentuknya Forum GenRe Tingkat Kabupaten Gorontalo.

“Kita ingin memberikan semangat kepada generasi muda melalui Forum GenRe. Forum ini tidak sekedar ditingkat kabupaten, namun akan diadopsi di tingkat provinsi,” terang Nelson.

“Saya berharap, forum ini menjadi model dan panutan bagi anak-anak muda. Karena masa depan bangsa dan negara ini ada di tangan generasi muda. Sehingga pemerintah berkewajiban mengawal generasi muda saat ini,” sambung Nelson.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Temu Kader IMP, Abdul Rahman Nango mengungkapkan, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyinergikan bangga kencana di tingkat Desa.

“Ini semua dalam rangka bagaimana program bangga kencana lebih bersinergi di lapangan. Program bangga kencana bukan sekedar bicara masalah kelahiran, namun bagaimana kualitas keluarga, perkawinan, hingga peningkatan kesejahteraan keluarga,” tutur Abdul.

Penulis : Rollink Djafar
Editor : Anas Bau
Example 120x600