Example floating
Example floating
DaerahHukumKriminalNews

Dibacok Suami Sendiri, Leher IRT di Lemito Nyaris Putus

×

Dibacok Suami Sendiri, Leher IRT di Lemito Nyaris Putus

Sebarkan artikel ini
Bacok Istri Sendiri
Foto : Epi Karim (25) saat dilarikan ke Puskesmas Wanggarasi I, usai dibacok oleh suaminya sendiri. (foto : Istimewa /)

Kontras.id (Pohuwato) – Sungguh tega perbuatan yang dilakukan UA (25) kepada istrinya sendiri, Epi Karim (20). Diduga hanya dipicu persoalan uang, UA menganiaya istrinya menggunakan pisau badik hingga kritis.

Informasi yang dihimpun Kontras.id, peristiwa ini terjadi di Desa Wonggarasi Barat, kecamatan Lemito, kabupaten Pohuwato, provinsi Gorontalo, pada Jum’at (24/07/2020) sore.

Example 300x600

Kejadian ini bermula saat kedua suami istri tersebut terlibat cekcok di dalam rumah. Tepatnya di dusun Asam Jawa, desa Wonggarasi Barat. Keributan tersebut terjadi karena persoalan uang.

Di tengah cekcok, Epi marah-marah kepada suaminya UA, dengan suara tinggi. Tak tahan mendengar omelan sang istri yang semakin kencang, UA pun tersulut emosi.

Pria yang diketahui seorang buruh itu mengambil sebilah pisau badik yang tersimpan didalam tas pakaian. Dengan menggunakan pisau tersebut, Epi dibacok dibagian leher sebelah kanan, serta pada jari telunjuk tangan sebelah kanan.

Akibat penganiayaan yang dilakukan oleh suaminya sendiri, Epi pun kritis dengan luka sayatan cukup besar pada bagian leher hingga nyaris putus dan pada bagian jari telunjuk tangan kanan. Ia dilarikan ke Puskesmas Wanggarasi I dan kemudian dirujuk ke RSUD Bumi Panua, Pohuwato. Kondisi Epi yang semakin serius membuat pihak RSUD Bumi Panua merujuknya lagi ke RSUD Aloei Saboe, Kota Gorontalo.

Sementara itu, suami Epi, UA, saat ini sudah diamankan polisi di Mapolsek Lemito. Ia langsung menyerahkan diri usai menganiaya istrinya sendiri.

Kapolres Pohuwato, AKBP Teddy Rayendra,SIK,MIK, melalui Kapolsek Lemito, AKP Berti Mangala, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Saat ini pelaku sudah kita amankan. Kasus ini sementara kami tangani. Kami masih mau memeriksa saksi-saksi dulu, dimana diantaranya yakni pihak keluarga. Saat ini mereka masih mendampingi korban yang dirujuk ke rumah sakit Kota Gorontalo, karena lukanya cukup berbahaya,” ungkap Berti.(03)

Example 120x600